Polisi menjaga tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora atau HS (kedua kanan) dihadirkan dalam Pelimpahan berkas perkara pembunuhan di Polda Metro Jaya, Jakarta. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)
Polisi menjaga tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Bekasi, Haris Simamora atau HS (kedua kanan) dihadirkan dalam Pelimpahan berkas perkara pembunuhan di Polda Metro Jaya, Jakarta. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)

Pembunuh Sekeluarga di Bekasi akan Disidang

Nasional Pembunuhan di Bekasi
Media Indonesia • 22 Februari 2019 08:52
Jakarta: Fakta pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Bekasi akan segera masuk pengadilan. Tersangka pembunuhan, Haris Simamora, telah diserahkan penyidik Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Bekasi.
 
"Berkas pemeriksaan kasus ini sudah dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan pekan lalu. Karena itu, hari ini, penyidik melakukan pelimpahan berkas tahap kedua ke Kejaksaan Negeri Bekasi untuk selanjutnya dibawa ke pengadilan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono, Kamis, 22 Februari 2019.
 
Haris Simamora merupakan pelaku tunggal dalam pembantaian satu keluarga di Bojong Nangka 2, Pondok Gede, Kota Bekasi. Pada 13 November 2018 lalu, tubuh Diperum Nainggolan dan istrinya, Maya Ambarita, serta dua anak mereka Sarah Nainggolan dan Arya Nainggolan ditemukan warga sudah tidak bernyawa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam penyelidikan, polisi memburu Haris yang diketahui masih memiliki ikatan keluarga dengan para korban. Ia sempat kabur, tapi bisa ditangkap polisi di Garut, Jawa Barat.
 
Hukuman berat
 
Sementara itu pihak keluarga korban pembunuhan ibu dan dua anak di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta pelaku dihukum berat. Keluarga korban menganggap pembunuhan tersebut sangat sadis.
 
"Kalau berdasarkan permintaan keluarga kami, pelakunya dihukum seberat-beratnya, kita minta dengan polisi untuk menjatuhkan hukuman yang berat, karena sudah menghabisi anak dan cucu saya," ujar Suwardi, orang tua korban, Hasnatul Laili di Simpang Suban, Senin, 14 Januari 2019.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif