medcom.id, Jakarta: Kepolisian Polda Metro Jaya meningkatkan pengaman di kegiatan hari bebas kendaraan (car free day) dengan mengerahkan 200 personel. Bahkan 50 petugas di antaranya ditugaskan untuk mengamankan sekitar tempat kejadian perkara pengeboman Jalan MH Thamrin.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal mengatakan, jumlah personel yamg dikerahkan pihak kepolisian adalah petugas gabungan antara petugas Pengamanan Objek Vital, Brimob dan Sabhara.
"Personel di car free day ini semua ada 200 sepanjang jalur. Pada lokasi ini (TKP pengeboman) ada sekitar 50 personel. Baik Pengamanan Objek Vital, Brimob dan Sabhara," ujar Iqbal, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/1/2016).
Peningkatan pengamanan Jalan MH Thamrin, kata dia, lantaran banyaknya masyarakat yang berkumpul untuk menghabiskan akhir pekan di sana. Sedangkan keramaian masyakat di lokasi menunjukan tidak adanya rasa takut di benak masyarakat.
"Ini jadi kebanggaan kita. Artinya masyarakat Jakarta sangat tidak takut. Kalau masyarakat tidak takut, apalagi polisi, harus 1000 kali tidak takutnya. Kami ingin menunjukan bahwa kami ada di tengah masyarakat bahwa masyarakat adalah vitamin bagi kami untuk melaksanakan tugas," jelas dia.
Kamis, 14 Januari lalu sebuah bom menguncang gerai kopi Starbucks di kawasan MH Thamrin. Selain lokasi tersebut pelaku juga meledakkan sebuah pos polisi di dekat lokasi serta terlibat baku tembak dengan pihak kepolisian.
medcom.id, Jakarta: Kepolisian Polda Metro Jaya meningkatkan pengaman di kegiatan hari bebas kendaraan (car free day) dengan mengerahkan 200 personel. Bahkan 50 petugas di antaranya ditugaskan untuk mengamankan sekitar tempat kejadian perkara pengeboman Jalan MH Thamrin.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal mengatakan, jumlah personel yamg dikerahkan pihak kepolisian adalah petugas gabungan antara petugas Pengamanan Objek Vital, Brimob dan Sabhara.
"Personel di car free day ini semua ada 200 sepanjang jalur. Pada lokasi ini (TKP pengeboman) ada sekitar 50 personel. Baik Pengamanan Objek Vital, Brimob dan Sabhara," ujar Iqbal, di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/1/2016).
Peningkatan pengamanan Jalan MH Thamrin, kata dia, lantaran banyaknya masyarakat yang berkumpul untuk menghabiskan akhir pekan di sana. Sedangkan keramaian masyakat di lokasi menunjukan tidak adanya rasa takut di benak masyarakat.
"Ini jadi kebanggaan kita. Artinya masyarakat Jakarta sangat tidak takut. Kalau masyarakat tidak takut, apalagi polisi, harus 1000 kali tidak takutnya. Kami ingin menunjukan bahwa kami ada di tengah masyarakat bahwa masyarakat adalah vitamin bagi kami untuk melaksanakan tugas," jelas dia.
Kamis, 14 Januari lalu sebuah bom menguncang gerai kopi Starbucks di kawasan MH Thamrin. Selain lokasi tersebut pelaku juga meledakkan sebuah pos polisi di dekat lokasi serta terlibat baku tembak dengan pihak kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)