Metromini menabrak separator busway di Jalan Warung Buncit, Jakarta, Sabtu 24 Oktober 2015. (Antara/Indrianto Eko Suwarso)
Metromini menabrak separator busway di Jalan Warung Buncit, Jakarta, Sabtu 24 Oktober 2015. (Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Sopir Sayangkan Sikap Arogan Petugas Saat Operasi Penertiban Metromini

Whisnu Mardiansyah • 19 Desember 2015 05:16
medcom.id, Jakarta: Sejumlah Sopir Metromini mengeluhkan cara petugas saat melakukan operasi penertiban Metromini. Petugas dikatakan kerap kali melakukan tindakan kekerasan dan di luar batas.
 
"Operasi boleh, tapi jangan nakut-nakutin sopir, masa sopir disamakan dengan penjahat sampai dikawal pakai laras panjang," kata Willy di ruang rapat Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakbar, Jumat (18/12/2015).
 
Sejumlah sopir, kata Willy, bahkan sering diperlakukan tak manusiawi saat petugas menggelar operasi penertiban.

Sementara itu, Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakbar,Tiodor Sianturi, mengakui dalam melaksanakan operasi penertiban pihaknya melibatkan aparat gabungan dari TNI/Polri. Hal ini dilakukan untuk menerapkan Peraturan Gubernur Nomor 224 tahun 2015 tentang ketertiban umum diantaranya, demonstrasi, PKL, hunian, lalu lintas dan angkutan umum.
 
Dinas Perhubungan dan Transportasi Pemprov DKI Jakarta, sedang menggencarkan operasi razia Metromini tak laik jalan. Keberadaan Metromini dalam sorotan, mengingat beberapa kecelakaan maut terjadi akibat kelalaian pengendara Metromini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>