Mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang Selatan melakukan aksi berjalan kaki untuk menolak pengesahan UU Omnibus Law di Pasar Jumat, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020. Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang Selatan melakukan aksi berjalan kaki untuk menolak pengesahan UU Omnibus Law di Pasar Jumat, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020. Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Anies Waswas Klaster Pedemo dan Kampus Muncul

Nasional Virus Korona Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Antara • 09 Oktober 2020 06:23
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan waswas ada klaster baru penularan virus korona (covid-19). Hal ini mengingat demo berujung kerusuhan terjadi dalam ujuk rasa mahasiswa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di Ibu Kota.
 
"Nanti kami akan lihat (untuk tracing) yang jelas saya khawatir termasuk soal kerumunan ini karena semua berisiko," kata Anies di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2020.
 
Lantaran kondisi ini, Anies meminta semua demonstran untuk tertib dan pulang ke rumahnya masing-masing. Anies mengapresiasi personel Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya yang memfasilitasi mahasiswa pulang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman mengaku sudah berkoordinasi dengan berbagai kampus untuk menjaga mahasiswanya. Terkait dengan titik-titik kericuhan, Dudung mengatakan saat ini di sekitar ring satu Istana Kepresidenan sudah aman.
 
"Sekarang sudah tidak ada, sudah kondusif semua," ucap Dudung.
 
Baca: Komnas HAM Minta Mahasiswa yang Ditangkap Dibebaskan
 
Sementara itu, ada 18 halte TransJakarta yang dibakar dan dirusak massa tak dikenal, sedangkan dua pos polisi dibakar. Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) turut menjadi sasaran amukan pedemo omnibus law.
 
Massa yang terdiri dari mahasiswa dan siswa sekolah atas dikabarkan bentrok dengan aparat kepolisian di sekitar Museum Gajah Jalan Medan Merdeka Barat dan Harmoni, Jakarta Barat. Namun, massa bentrok lagi di Bundaran Patung Arjuna Widjaja, bahkan satu pos polisi dibakar.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif