Penerima KJP Plus belum Capai Kuota
Ilustrasi KJP - MI/Angga Yuniar.
Jakarta: Penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahun 2018 mengalami peningkatan dari tahun lalu. Penerima dari sebelumnya 778.058 siswa menjadi 872.024 siswa.

Tahun ini, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menganggarkan Rp3,975 triliun. Namun, anggaran tersebut baru terserap Rp1,8 triliun.

"Realisasi tahap 1, Januari hingga Juni 2018 baru 805.015 orang dengan anggaran Rp1,8 triliun," kata Plt Dinas Pendidikan DKI Jakarta Bowo Irianto kepada Medcom.id, Jumat, 14 September 2018.


Bowo menyebut masih ada slot untuk puluhan ribu siswa yang belum mendapat KJP Plus pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Mereka dipersilakan mendaftar hingga 19 September 2018.

"Mohon sampai 19 September, bagi masyarakat yang masih memenuhi syarat dan belum terakomodir, silakan datang ke sekolah, karena pendaftarannya hanya satu pintu melalui sekolah," ucap dia. 

(Baca juga: Dinas Pendidikan DKI Diminta Cek Langsung KJP Plus)

Anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyebut warga belum merasakan keunggulan KJP Plus. KJP Plus merupakan program prioritas yang selalu dibanggakan Anies Baswedan-Sandiaga Uno saat kampanye Pilkada DKI 2017 lalu. 

"KJP Plus ini kan program prioritas, cuma sampai hari ini plusnya itu belum kelihatan. Mohon maaf, malah yang dirasakan masyarakat adalah penurunan jumlah penerima KJP," kata Gembong di DPRD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Gembong menyampaikan, banyak siswa yang tidak lagi menerima KJP Plus pada 2018. Padahal, kondisi ekonomi keluarga siswa tersebut masih sama dengan tahun sebelumnya, saat mereka menerima KJP.

"Status orangnya masih, ekonominya masih sama. Jadi, plusnya di mana? Katanya program unggulan, harusnya plusnya menyempurnakan, bukan justru mengurangi dari kemarin dapat sekarang tidak dapat," tukas dia. 





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id