medcom.id,Jakarta: Pihak Jakarta International School atau JIS menanggapi permintaan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengungkap kasus pedofilia mantan guru JIS, William James Vahey.
Vahey menjadi tersangka kasus pedofilia dan sempat diburu FBI sejak 19 Maret 2014. Namun, pria Amerika Serikat itu tewas bunuh diri di sebuah motel di Luverne, 160 kilometer barat daya Minneapolis, Amerika Serikat pada 21 Maret 2014.
Sejak 1972, Vahey berkarier menjadi guru di sekolah Amerika yang berada di sembilan negara. Terakhir ia menjadi guru sejarah dan geografi di Sekolah Amerika Nikaragua di Managua. Namun ia dipecat pada 12 Maret 2014 karena jati dirinya terungkap pihak sekolah.
"Kami baru ini saja memperoleh informasi dari sekolah internasional yang berada di Caracas Venezuela mengenai penyelidikan yang dilakukan FBI. Setelah memperoleh informasi tersebut kami segera menghubungi pihak FBI untuk melakukan verifikasi," demikian tulis JIS dalam pernyataan tertulisnya yang dibagikan kepada media, Rabu (23/4/2014).
Berdasarkan data FBI, Vahey diketahui mengajar di JIS untuk murid tingkat SLTP dan SLTA. Dia mengajar selama 10 tahun sejak 1992--2002. "Bersama ini kami mengonfirmasikan bahwa tersangka adalah mantan karyawan JIS yang berhenti pada 2002. Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan mereka (FBI)," saut JIS.
Dalam beberapa pekan terakhir, JIS menjadi sorotan karena kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi di sekolah elite itu. Peristiwa itu berbuntut penutupan sementara program TK JIS. "Sementara itu kami juga akan tetap fokus dengan situasi yang saat ini masih berlangsung termasuk putusan penutupan sementara sekolah Early Childhood Program kami," demikian pernyataan JIS.
medcom.id,Jakarta: Pihak Jakarta International School atau JIS menanggapi permintaan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengungkap kasus pedofilia mantan guru JIS, William James Vahey.
Vahey menjadi tersangka kasus pedofilia dan sempat diburu FBI sejak 19 Maret 2014. Namun, pria Amerika Serikat itu tewas bunuh diri di sebuah motel di Luverne, 160 kilometer barat daya Minneapolis, Amerika Serikat pada 21 Maret 2014.
Sejak 1972, Vahey berkarier menjadi guru di sekolah Amerika yang berada di sembilan negara. Terakhir ia menjadi guru sejarah dan geografi di Sekolah Amerika Nikaragua di Managua. Namun ia dipecat pada 12 Maret 2014 karena jati dirinya terungkap pihak sekolah.
"Kami baru ini saja memperoleh informasi dari sekolah internasional yang berada di Caracas Venezuela mengenai penyelidikan yang dilakukan FBI. Setelah memperoleh informasi tersebut kami segera menghubungi pihak FBI untuk melakukan verifikasi," demikian tulis JIS dalam pernyataan tertulisnya yang dibagikan kepada media, Rabu (23/4/2014).
Berdasarkan data FBI, Vahey diketahui mengajar di JIS untuk murid tingkat SLTP dan SLTA. Dia mengajar selama 10 tahun sejak 1992--2002. "Bersama ini kami mengonfirmasikan bahwa tersangka adalah mantan karyawan JIS yang berhenti pada 2002. Kami akan bekerja sama sepenuhnya dengan mereka (FBI)," saut JIS.
Dalam beberapa pekan terakhir, JIS menjadi sorotan karena kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi di sekolah elite itu. Peristiwa itu berbuntut penutupan sementara program TK JIS. "Sementara itu kami juga akan tetap fokus dengan situasi yang saat ini masih berlangsung termasuk putusan penutupan sementara sekolah Early Childhood Program kami," demikian pernyataan JIS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FIT)