NEWSTICKER
Joko Widodo dan Basuki T Purnama--Antara/Dhoni Setiawan
Joko Widodo dan Basuki T Purnama--Antara/Dhoni Setiawan

DPD PDIP Jakarta Bantah Bimo Timses Jokowi

Nasional pengadaan bus
Surya Perkasa • 11 Maret 2014 17:02
medcom.id, Jakarta: Dewan Perwakilan Daerah PDIP membantah Michael Bimo Putranto adalah tim sukses Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama. Pasalnya, Bimo sempat disebut-sebut ikut bermain dalam proyek pengadaan 656 bus yang bermasalah.
 
"Kami tidak pernah menyebut diri sebagai tim sukses, tetapi tim kampanye. Selain itu, tidak ada nama Bimo sebagai bagian dari tim kampanye pemenangan Jokowi-Basuki," terang Wakil Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi dalam konfrensi pers di ruang Fraksi PDIP DPRD DKI, Selasa (11/3).
 
Prasetyo menerangkan, Jokowi-Basuki banyak didukung ketika masa kampanye. Dukungan ini ditunjukkan dengan banyaknya orang yang ingin ikut serta menjadi relawan kampanye.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anggota DPRD DKI komisi pembangunan mengatakan, usai kampanye seluruh tim dan relawan dibubarkan karena tugasnya telah selesai.
 
"Pada tanggal 20 september 2012 dibubarkan, karena tugas kami (tim sukses) sudah selesai. Tim kampanye dan relawan dibubarkan di posko Jalan Borobudur No 22," ujar Prasetyo.
 
Ketua DPD PDI-Perjuangan DKI Jakarta Boy Benardi Sadikin yang turut hadir, mengakui bahwa Bimo adalah salah satu kader PDI-Perjuangan. Karena sebelumnya, Bimo pernah menjadi anggota DPRD kota Solo. Namun, Boy menbantah ada kedekatan secara personal dengan Bimo.
 
"Kami tidak bantah mengenal Bimo, tetapi tidak ada kedekatan yang kami ketahui," ujar Boy.
 
Boy memang menyayangkan apabila ada pihak yang mengaku-ngaku sebagai anggota dari tim sukses Jokowi-Ahok. Boy menilai, pejabat juga tak boleh mau ditekan atau dilobi oknum yang mengaku-ngaku.
 
"Harusnya pejabat di Pemprov cerdas. Jangan karena ada yang mengaku dekat dan ada foto bersama bapak Jokowi, nanti malah memuluskan proyek," tegas Boy.
 
Boy mengatakan, silahkan saja kasus pengadaan bus ini diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jika memang ada oknum PDI-Perjuangan yang terlibat, dirinnya menyerahkan penindakan kepada pihak yang berwajib
 
Dalam konfrensi pers ini juga hadir Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD DKI Jakarta HE Syahrial, dan Anggota Komisi C Fraksi PDI-Perjuangan Cinta Mega. Keduanya memang membenarkan pernyataan yang disampaikan Boy dan Prasetyo.
 

 

(LAL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif