Sejumlah Petugas Kantor Pengelolah Kawasan Monumen Nasional (KPK Monas) mengecat pot bunga di Kawasan Monas, Jakarta, Senin (20/6)--MI/ Galih Pradipta
Sejumlah Petugas Kantor Pengelolah Kawasan Monumen Nasional (KPK Monas) mengecat pot bunga di Kawasan Monas, Jakarta, Senin (20/6)--MI/ Galih Pradipta

Selamat Ulang Tahun ke-489 Kota Kemenangan

Nasional hut kota jakarta
K. Yudha Wirakusuma • 22 Juni 2016 12:35
medcom.id, Jakarta: Hutan gedung bertingkat dan jalan beraspal menghiasi berbagai sudut kota ini. Denyut kota Jakarta menjadi magnet tersendiri buat para perantau.  
 
Hari ini Jakarta genap berusia 489 tahun. Nama Jakarta sudah digunakan sejak masa pendudukan Jepang pada 1942, untuk menyebut wilayah bekas Gemeente Batavia yang diresmikan pemerintah Hindia Belanda pada 1905. Jakarta dianggap sebagai kependekan dari kata Jayakarta. Nama tersebut diberikan oleh orang-orang Demak dan Cirebon di bawah pimpinan Fatahillah (Faletehan), setelah menyerang dan menduduki pelabuhan Sunda Kelapa pada 22 Juni 1527. 
 
Jakarta biasanya diterjemahkan sebagai "kota kemenangan" atau "kota kejayaan", namun sejatinya artinya ialah "kemenangan yang diraih oleh sebuah perbuatan atau usaha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selamat Ulang Tahun ke-489 Kota Kemenangan
Foto pemandangan gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (14/6)--Antara//Aprillio Akbar.
 
Di massa penjajahan, Belanda memperingati hari jadi Kota Batavia tiap akhir Mei dengan dasar bahwa pada akhir Mei 1619, Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen menaklukkan Jayakarta.
 
Untuk memperingati 250 tahun usia Batavia pada 1869, dibangun pula monument J.P. Coen, saat ini di halaman Departemen Keuangan, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Patung yang menjadi simbol dimulainya penjajahan Belanda itu dihancurkan pada masa pendudukan Jepang (1941-1945).
 
Wali Kota Jakarta Sudiro yang menetapkan 22 Juni sebagai hari lahirnya Jakarta, pada 1956. Hal tersebut berdasarkan tragedi pendudukan pelabuhan Sunda Kalapa oleh Fatahillah pada 1527.
 
Sudiro, menganggap perlunya peringatan ulang tahun untuk kota ini yang berbeda dengan peringatan berdirinya Batavia. Sejumlah ahli sejarah dikumpulkan. Mereka yaitu Mr. Mohamad Yamin dan Mr. Dr. Sukanto serta wartawan senior Sudarjo Tjokrosiswoyo untuk meneliti kapan Jakarta didirikan oleh Fatahillah.
 
Saat itu, Sudiro berkeyakinan bahwa tahunnya adalah pasti, yaitu 1527. yang menjadi pertanyaan adalah hari, tanggal, dan bulan lahirnya Kota Jakarta.
 
Mr.Dr. Sukanto menyerahkan naskah berjudul Dari Jayakarta ke Jakarta. Dia menduga bahwa 22 Juni 1527 adalah hari yang paling dekat pada kenyataan dibangunnya Kota Jayakarta oleh Fatahillah.
 
Naskah tersebut kemudian diserahkan oleh Sudiro kepada Dewan Perwakilan Kota Sementara untuk dibahas, yang kemudian langsung bersidang dan menetapkan bahwa 22 Juni 1527 sebagai berdirinya Kota Jakarta. Tepat pada 22 Juni 1956, Sudiro mengajukannya dengan resmi pada sidang pleno dan usulnya itu diterima dengan suara bulat. Selanjutnya, sejak saat itu, tiap 22 Juni diadakan sidang istimewa DPRD Kota Jakarta sebagai tradisi memperingati berdirinya Kota Jakarta.
 
Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa dipilihnya 22 Juni 1527 karena saat itu merupakan Maulid Nabi Muhammad SAW.
 
Selamat Ulang Tahun ke-489 Kota Kemenangan
Gedung-gedung bertingkat di kawasan bisnis saat senja di Jakarta, Kamis (21/4)--MI/RAMDANI.

 
Di usianya yang kian menua, Jakarta masih dihadapi dengan sejumlah permasalahan, seperti banjir dan kemacetan. Di bawah pimpinan Basuki Tjahja Purnama (ahok), Jakarta mulai berbenah.
 
Orang nomor satu di Jakarta ini berharap di Hari Ulang Tahun DKI Jakarta ke-489 bisa merelokasi warga yang tinggal di kawasan kumuh. "Target saya tiap tahun harus bangun 50 ribu rusun," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 21 Juni 2016.
 
Sementara itu, di bidang transportasi, Ahok mengaku ingin mengembangkan angkutan massal berbasis rel. Langkah tersebut diyakini efektif buat mengatasi masalah kemacetan di Ibu Kota.
 
"Di bidang transportasi tentu saja harus dibangun transportasi berbasis rel. Kalau enggak nambah ya enggak mungkin. Orang nambah mobil terus setiap hari bisa 300-400 unit," ujarnya.
 
Selamat ulang tahun kota kemenangan, semoga semakin hari, Jakarta semakin membaik.  (dihimpun berbagai sumber).
 
(YDH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif