Pengamat tata air, Firdaus Ali. (Foto: istimewa)
Pengamat tata air, Firdaus Ali. (Foto: istimewa)

Pengamat: Hanya Sepertiga PDAM Berfungsi Efektif

Nasional swastanisasi air
Hardiat Dani Satria • 29 Maret 2015 08:11
medcom.id, Jakarta: Pengamat Tata Air Firdaus Ali menilai, hanya sepertiga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang efektif berfungsi mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Selain itu, alokasi anggaran untuk sektor air bersih juga masih di bawah 1 persen dari APBN.

“Dari tahun ke tahun, alokasi budget dari APBN itu cuma 0,35 persen. Artinya jauh dibawah 1 persen yang minimum. Hanya sepertiga PDAM di republik ini yang betul-betul mampu mendeliver kewajiban dan hak asasi kepada publik,” kata Firdaus dalam Bincang Pagi Metro TV, Minggu (29/3/2015).

Firdaus melihat, sampai saat ini politik anggaran di Indonesia masih belum berpihak kepada sektor air bersih dan air minum. Bahkan, jumlah yang dianggarkan masihlah di bawah ekspektasi minimum.

Karenanya, pemerintah diharapkan dapat bekerja secara cepat dan keras untuk menangani persoalan ini. Apabila hal ini terus berlanjut, dikhawatirkan dapat mengganggu program nawacita presiden Jokowi.

“Jangan sampai kebutuhan air bersih masyarakat tersandera dengan tidak adanya payung hukum yang jelas,” imbuh Firdaus.

Seperti diketahui, majelis hakim PN Jakarta Pusat mengabulkan gugatan Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ), Selasa (24/3/2015). Menurut Firdaus, keputusan hakim ini belumlah keputusan final. Sebab, masih ada proses hukum yang kemungkinan masih terus berlanjut.


 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif