ilustrasi
ilustrasi

pelecehan seksual

Ada Pelecehan Seksual, Pihak Sekolah Belum Mau Berkomentar

Deny Irwanto • 14 April 2014 20:34
medcom.id, Jakarta: Pihak sekolah bertaraf internasional di mana AK menuntut ilmu belum bisa mengomentari kasus yang menimpa salah satu siswanya. AK, 5, mengalami pelecehan seksual yang dilakukan lima petugas cleaning service di sekolah itu.
 
"Kami harus berdiskusi dulu dengan kepala sekolah," kata humas sekolah bertaraf internasional di Jakarta Selatan, itu, Senin (14/4/2014). Staf humas itu pun mewanti-wanti agar media tak menyebutkan nama sekolah mereka.
 
Di tempat terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menyesalkan terjadinya kasus ini. "Ini menjadi pelajaran bagi pihak sekolah," kata Rikwanto.

Rikwanto menyesalkan sistem perekrutan pegawai di sekolah itu yang tidak memperhatikan aspek psikologis sehingga muncul kasus seperti ini. Bahkan pelaku yang masih dalam tahap penyidikan, yakni AI dan VA, diduga mengalami kelainan seksual.
 
"Perlu dievaluasi lagi, siapa-siapa saja yang kerja di sana," tambah Rikwanto.
 
Kasus ini terbongkar lewat kecurigaan T, ibu korban. T menuturkan, kejadian yang menimpa anaknya terjadi sejak Maret silam. Menurut ia, kelakuan AK berubah drastis karena sering ketakutan, mengigau, dan berteriak histeris saat tidur. Awalnya, anaknya tidak mau menceritakan apa pun kepadanya, hingga akhirnya anaknya demam tinggi hingga harus dibawa ke rumah sakit.
 
"Di RS itulah ternyata anak saya terkena Herpes. Dokter merasa janggal karena pasti ada pemicu mengapa anak saya terkena herpes," kata T.
 
Khawatir dengan keadaan anaknya, T langsung membawa AK ke psikolog. Berdasarkan, keterangan dari psikolog yang memeriksa anaknya, diketahui AK mengalami pelecehan seksual. AK menceritakan kepada sang psikolog yang melakukan tindak pelecehan adalah orang-orang berseragam biru. Jumlahnya lima orang.
 
"Saya ke sekolah anak saya untuk mencari tahu, satpam sekolah mengatakan yang mengunakan seragam biru itu hanya cleaning service," beber T.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>