Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Foto:Antara/Fanny Oktavianus)
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Foto:Antara/Fanny Oktavianus)

Mensos Sebut Ada 6 Ribu Jiwa di Kalijodo

Damar Iradat • 17 Februari 2016 17:38
medcom.id, Jakarta: Kementerian Sosial menyebut ada 6 ribu jiwa yang tinggal di kawasan Kalijodo. Mereka adalah warga biasa yang tinggal di seberang dan belakang lokasi prostitusi.
 
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kawasan Kalijodo akan diubah menjadi taman ramah anak.
 
"Ini rencana mau jadi taman ramah anak, harapannya lebih kondusif untuk tumbuh kembang anak," kata Menteri Sosial Khofifah di kawasan Kalijodo, Kelurahan Pejagalan, Penjaringan, Rabu (17/2/2016).
 
Khofifah mengatakan, format taman ramah anak di Kalijodo akan berbeda dengan format perubahan kawasan Kramat Tunggak dan di Dolly, Surabaya. Khofifah mengaku paham betul format perubahan di Kramat Tunggak dan Dolly.
 
Di Kalijodo, kawasan antara prostitusi dan tempat ibadah masih bersinggungan langsung. Pembagian wilayah antara prostitusi dan permukiman warga biasa di Kalijodo juga cukup jelas.
 
Ia mengatakan, di bagian depan dengan bagian belakang di Kalijodo agak berbeda dengan tempat lokalisasi. Di Kalijodo, sekitar 6000 jiwa teridentifikasi sebagai warga biasa.
 
"Di tempat ini masih ada Masjid, berdekatan tempat ini juga masih ada PAUD. Jadi, saya sempat tanya guru PAUD," kata dia.
 
Perihal relokasi warga, Khofifah tidak bisa bicara banyak. Pasalnya, Kemensos berada pada posisi untuk menyiapkan opsi pada eks PSK. "Saya tidak akan masuk tugas pokok dan fungsi Pemda," ujarnya.
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bertekad menggusur kawasan lokalisasi Kalijodo. Selain untuk memberantas prostitusi, Kalijodo merupakan jalur hijau yang tidak boleh dibangun permukiman.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan