Jakarta: Siswa SMA Jubilee School, Sunter Agung, Jakarta Utara, tetap bersemangat mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) walau sekolahnya bersebelahan dengan Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet. Siswa datang dengan protokol kesehatan (prokes) ketat sebelum masuk sekolah.
"Antusiasme tinggi ya. Bahkan, ada siswa kami yang saat belajar daring (pembelajaran jarak jauh atau PJJ) itu ogah-ogahan, tetapi saat PTM justru dia datang sangat semangat," kata Wakil Kepala SMA Jubilee School, Made Parwati, di Jubilee School, Rabu, 1 September 2021.
Penerapan prokes harus dilakukan seluruh warga sekolah. Sebelum memasuki gedung sekolah, siswa diharuskan mencuci tangan dan dicek suhu badannya.
"Di dalam kelas, mereka juga duduk dengan jarak yang telah kami siapkan, dan harus tetap memakai masker," kata Parwati.
Penyemprotan disinfektan tak hanya dilakukan sehari sebelum PTM digelar. Sekolah mensterilkan ruang kelas saat jam istirahat.
Baca: Langgar Prokes Selama PTM, Sekolah Terancam Ditutup
"Istirahat 20 menit, dan saat istirahat siswa dipindahkan sementara ke ruang sebelahnya yang khusus untuk istirahat. Lalu kami akan semprotkan ruangan dengan disinfektan sebelum siswa masuk kembali untuk belajar," ujar Made.
Salah satu orang tua siswa, Nani Sulistianingsih, sempat khawatir anaknya menjalani PTM. Pasalnya, Jubilee School bersebelahan dengan Wisma Atlet yang dipakai untuk merawat pasien covid-19.
"Awalnya anak ragu-ragu, ketakutan sedikit. Saya sebagai orang tua juga sedikit berat awalnya. Tapi, setelah saya lihat langsung alhamdulillah prokesnya sangat ketat di sekolah ini," kata Nani.
Nani yang mengantarkan anaknya hingga masuk Kelas X IPA melihat kondisi meja belajar yang telah diatur jaraknya. Siswa juga tidak diperbolehkan keluar kelas kecuali untuk ke toilet dan pulang sekolah. Hal itu, bagi Nani, sudah sesuai prokes yang dicanangkan pemerintah.
"Walau bersebelahan dengan pusat penanganan covid-19, alhamdulillah semua di sini juga sudah disuntik vaksin. Jadi, orang tua tidak perlu khawatir karena pihak sekolah sudah menerapkan prokes yang sesuai," kata Nani.
Total siswa SMA Jubilee School mencapai 273 orang. Hanya 68 orang yang mengikuti PTM hari ini. Kapasitas siswa 25 persen per kelas. Sekolah hanya menggelar PTM dua kali dalam seminggu, yakni pada Senin dan Rabu.
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
Jakarta: Siswa SMA Jubilee School, Sunter Agung,
Jakarta Utara, tetap bersemangat mengikuti pembelajaran tatap muka (
PTM) walau sekolahnya bersebelahan dengan Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet. Siswa datang dengan protokol kesehatan (prokes) ketat sebelum masuk sekolah.
"Antusiasme tinggi ya. Bahkan, ada siswa kami yang saat belajar daring (pembelajaran jarak jauh atau PJJ) itu ogah-ogahan, tetapi saat PTM justru dia datang sangat semangat," kata Wakil Kepala SMA Jubilee School, Made Parwati, di Jubilee School, Rabu, 1 September 2021.
Penerapan prokes harus dilakukan seluruh warga sekolah. Sebelum memasuki gedung sekolah, siswa diharuskan mencuci tangan dan dicek suhu badannya.
"Di dalam kelas, mereka juga duduk dengan jarak yang telah kami siapkan, dan harus tetap memakai masker," kata Parwati.
Penyemprotan disinfektan tak hanya dilakukan sehari sebelum PTM digelar. Sekolah mensterilkan ruang kelas saat jam istirahat.
Baca:
Langgar Prokes Selama PTM, Sekolah Terancam Ditutup
"Istirahat 20 menit, dan saat istirahat siswa dipindahkan sementara ke ruang sebelahnya yang khusus untuk istirahat. Lalu kami akan semprotkan ruangan dengan disinfektan sebelum siswa masuk kembali untuk belajar," ujar Made.
Salah satu orang tua siswa, Nani Sulistianingsih, sempat khawatir anaknya menjalani PTM. Pasalnya, Jubilee School bersebelahan dengan Wisma Atlet yang dipakai untuk merawat pasien covid-19.
"Awalnya anak ragu-ragu, ketakutan sedikit. Saya sebagai orang tua juga sedikit berat awalnya. Tapi, setelah saya lihat langsung alhamdulillah prokesnya sangat ketat di sekolah ini," kata Nani.
Nani yang mengantarkan anaknya hingga masuk Kelas X IPA melihat kondisi meja belajar yang telah diatur jaraknya. Siswa juga tidak diperbolehkan keluar kelas kecuali untuk ke toilet dan pulang sekolah. Hal itu, bagi Nani, sudah sesuai prokes yang dicanangkan pemerintah.
"Walau bersebelahan dengan pusat penanganan covid-19, alhamdulillah semua di sini juga sudah disuntik vaksin. Jadi, orang tua tidak perlu khawatir karena pihak sekolah sudah menerapkan prokes yang sesuai," kata Nani.
Total siswa SMA Jubilee School mencapai 273 orang. Hanya 68 orang yang mengikuti PTM hari ini. Kapasitas siswa 25 persen per kelas. Sekolah hanya menggelar PTM dua kali dalam seminggu, yakni pada Senin dan Rabu.
Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk
https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)