Ilustrasi: Kekeringan. Foto: MI-Amiruddin Abdullah.
Ilustrasi: Kekeringan. Foto: MI-Amiruddin Abdullah.

Warga Marunda Kesulitan Cari Air Bersih

Nasional kekeringan
Antara • 02 Agustus 2019 17:53
Jakarta: Warga di Kampung Marunda Kepu, Jakarta Utara, mengaku kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau. Kondisi ini sudah terjadi dalam sepekan terakhir.
 
"Kalau saya sebagai nelayan enggak mandi berhari-hari enggak masalah. Tapi untuk kebutuhan sehari-hari keluarga jadi susah kalau kekurangan air begini," kata Rarat di Marunda, Jumat, 2 Agustus 2019.
 
Rarat sehari-hari tinggal di atas tambak bandeng. Namun, tempat tinggalnya itu kini juga sudah mengering akibat kemarau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia sedianya mendapatkan bantuan pemasangan air PAM secara gratis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, dalam sepekan terakhir, aliran air dari PAM sering mati.
 
Ia menduga aliran air yang sering mati tersebut diakibatkan oleh musim kemarau yang sudah berlangsung sejak April. Ikan tangkapannya pun juga menurun akibat kemarau. 
 
"Kalau kemarau kan airnya jadi terlalu bergaram. Kalau ada air hujan kan ada manis-manisnya. Jadi ikan masih mau minggir ke pantai," tutur dia. 
 
Baca: 41 Wilayah di NTT Alami Kekeringan Ekstrem
 
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan musim kemarau menyebabkan kekeringan di beberapa provinsi. Wilayah ini meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali.
 
Sebanyak 55 kabupaten sudah melaporkan status siaga darurat kekeringan. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah mengingat puncak kekeringan yang akan terjadi pada Agustus.  
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif