Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto.

Satgas: Mudik Aman Jangan Bawa Covid-19 Pulang

Nasional Mudik Lebaran covid-19 Satgas Covid-19 Penanganan Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 19 April 2022 18:10
Jakarta: Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengevaluasi tiga gelombang covid-19 yang pernah terjadi di Indonesia. Data tersebut diharapkan menjadi pelajaran pentingnya disiplin protokol kesehatan (prokes), terutama menjelang mudik.
 
“Di masa mudik kita punya risiko menularkan karena berjumpa kelompok rentan. Mudik aman jangan bawa virus pulang,” kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 19 April 2022.
 
Baca: Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Prokes Selama Idulfitri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wiku mengingatkan kembali gelombang pertama terjadi usai Natal 2020 dan tahun baru 2021. Kasus positif melonjak tiga kali lipat dan mencapai puncaknya sebanyak 14.500 kasus dalam sehari.
 
“Kasus kematian harian juga melonjak hingga sekitar 500 kasus,” papar dia.
 
Gelombang kedua terjadi setelah Idulfitri pada Mei 2021 di tengah varian Delta. Kasus meroket hingga puncaknya pada 15 Juli 2021 dengan 56.757 kasus dalam sehari.
 
“Bahkan, kasus kematian naik empat kali lipat dibanding puncak gelombang pertama,” jelas Wiku.
 
Wiku menyebut gelombang ketiga terjadi pascanatal 2021 dan tahun baru 2022 di tengah varian Omicron. Kasus positif mencapai yang tertinggi selama pandemi sebanyak 64.718 orang pada 16 Februari 2022.
 
“Meski begitu, kasus kematian tidak melonjak sebesar gelombang pertama dan kedua,” ujar dia.
 
Wiku menyebut ada pelajaran yang bisa dipetik, yakni kasus tetap bisa melonjak meski sudah melandai. Masyarakat mesti benar-benar disiplin prokes selama periode mudik agar gelombang baru tidak terjadi.
 
“Jangan sampai merasa terlampau aman dan berisiko menyebabkan lonjakan,” tegas dia.
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif