Jakarta: Penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan diperpanjang sebulan ke depan. Rencana awal kebijakan ini dilakukan dengan jangka waktu dua hingga tiga minggu sejak medio Desember 2017.
"Rekayasa lalin itu diperpanjang sampai awal Februari 2018," kata petugas Dishub DKI Jakarta, Hari, kepada Medcom.id di lokasi, Selasa, 9 Januari 2018.
Sayangnya, alasan jelas perpanjangan waktu penutupan jalan belum jelas. Petugas lapangan tak diinfokan soal itu.
"Kita hanya menjalankan tugas saja. Enggak tahu persis alasannya, silakan dengan pejabat pusat saja," kata Hari.
Baca: Sopir Angkot Tanah Abang Sulit Move On
Medcom.id telah mencoba menghubungi Kadishub DKI Andriansyah maupun wakilnya, namun belum mendapat klarifikasi.
Pengalihan kendaraan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB. Ruas jalan di Jatibaru Raya ditutup dan hanya bisa diakses menggunakan Jakarta Explorer. Salah satu petugas menyebut rekayasa bakal berakhir sore nanti.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyayangkan penutupan Jalan Jatibaru. Langkah Pemprov DKI Jakarta itu menyalahi fungsi jalan sebagai akses transportasi.
"Jalan ya untuk jalan, kalau kaki lima kita carikan lokasi," tegas Budi, belum lama ini.
Budi menjelaskan pemerintah pusat akan berupaya mengembalikan fungsi jalan tersebut. Pihaknya akan mengajak Pemprov DKI berdiskusi dan memberikan rekomendasi terbaik.
"Preferensinya seperti itu (Jalan Jatibaru akan dibuka), kita ajak diskusi. Kewenangan keputusan ada di DKI, kita hanya berikan rekomendasi," ucap Budi.
Jakarta: Penutupan Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan diperpanjang sebulan ke depan. Rencana awal kebijakan ini dilakukan dengan jangka waktu dua hingga tiga minggu sejak medio Desember 2017.
"Rekayasa lalin itu diperpanjang sampai awal Februari 2018," kata petugas Dishub DKI Jakarta, Hari, kepada
Medcom.id di lokasi, Selasa, 9 Januari 2018.
Sayangnya, alasan jelas perpanjangan waktu penutupan jalan belum jelas. Petugas lapangan tak diinfokan soal itu.
"Kita hanya menjalankan tugas saja. Enggak tahu persis alasannya, silakan dengan pejabat pusat saja," kata Hari.
Baca: Sopir Angkot Tanah Abang Sulit Move On
Medcom.id telah mencoba menghubungi Kadishub DKI Andriansyah maupun wakilnya, namun belum mendapat klarifikasi.
Pengalihan kendaraan dilakukan sejak pukul 08.00 WIB. Ruas jalan di Jatibaru Raya ditutup dan hanya bisa diakses menggunakan Jakarta Explorer. Salah satu petugas menyebut rekayasa bakal berakhir sore nanti.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyayangkan penutupan Jalan Jatibaru. Langkah Pemprov DKI Jakarta itu menyalahi fungsi jalan sebagai akses transportasi.
"Jalan ya untuk jalan, kalau kaki lima kita carikan lokasi," tegas Budi, belum lama ini.
Budi menjelaskan pemerintah pusat akan berupaya mengembalikan fungsi jalan tersebut. Pihaknya akan mengajak Pemprov DKI berdiskusi dan memberikan rekomendasi terbaik.
"Preferensinya seperti itu (Jalan Jatibaru akan dibuka), kita ajak diskusi. Kewenangan keputusan ada di DKI, kita hanya berikan rekomendasi," ucap Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)