Pasar Inpres Senen Blok VI. (Foto: Ilham Wibowo)
Pasar Inpres Senen Blok VI. (Foto: Ilham Wibowo)

Pasar Inpres Senen Memprihatinkan

Ilham wibowo • 25 Maret 2015 17:10
medcom.id, Jakarta: Pemprov DKI berambisi pasar tradisional dapat bersaing  dengan mall dan swalayan. Namun, hingga kini masih ditemukan pasar yang kondisinya memprihatinkan.
 
Berdasarkan pantauan Metrotvnews.com, Pasar Inpres Senen Blok VI masih kumuh, kotor, pedagang tak tertata rapi dan struktur bangunan terlihat rapuh.
 
Pedagang minuman, Agus mengatakan, dirinya tetap bertahan meskipun pembeli yang datang tidak banyak. "Dari tertata, semerawut, sampai terbengkalai, saya tetep betah. Saya punya surat buat kios ini, tidak sembarangan," kata Agus saat ditemui di Pasar Senen Blok VI Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2015).
 
Agus menuturkan, pengunjung pasar mulai berkurang sejak terjadi kebakaran lima tahun lalu. Akses parkir kendaraan yang dahulunya selalu padat, kini harus ditutup karena struktur bangunan tidak layak.
 
 "Sepinya berangsur-angsur, paling terasa setelah kebakaran tahun 2010. Sampai Soto Bogor bangkrut. Padahal Soto itu terkenal hingga dikunjungi orang luar negri. Sekarang tempat parkir digunakan pedagang kaki lima, akses kendaraan ke sini sulit, tempat parkiran sudah tidak ada di sini," kata Agus.
 
Dia mengungkapkan, sepuluh tahun lalu, Pasar Senen Blok VI dipenuhi oleh pengunjung. Agus berharap pasar yang telah Ia tempat selama 30 tahun segera direnovasi.
 
"Pembeli maunya ke pasar yang bersih. Dulu orang Bekasi belanja ke sini, tapi sekarang sudah banyak mall, jalan ke sini juga susah, macet, bangunan jelek," kata Agus.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>