Motor patroli pengawal (patwal). (Foto: Antara/ M RISYAL HIDAYAT)
Motor patroli pengawal (patwal). (Foto: Antara/ M RISYAL HIDAYAT)

Kompolnas Sesalkan Pejabat yang Gunakan Foraider

Nasional motor
Renatha Swasty • 14 Maret 2015 03:59
medcom.id, Jakarta: Komisioner Kepolisian Nasional Adrianus Meliala menyayangkan 170 pejabat yang menggunakan foraider saat akan bepergian. Hal ini kata dia menghambat pelayanan masyarakat.
 
"Yah jangan para pejabat itu menekan Polri meminta kepada Polri," kata Adrianua ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jumat (13/3/2015).
 
Hal ini kata dia baru diketahuinya saat berkunjung ke Satpas SIM Daan Mogot. Pihak Dirlantas mengeluhkan, pejabat-pejabat yang tak seharusnya dikawal memakai foraider tapi menggunakan fasilitas itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, fasilitas itu melekat. Maksudnya, kata dia bila si pejabat minta diantar ke kantor, maka petugas harus menunggu dari pagi hingga si pejabat pergi. Padahal, foraider dapat digunakan untuk membantu masyarakat.
 
"Loh yah harus jaga di perempatan menembus kemacetan untuk melayani masyarakat, tapi kan kalau untuk melayani pejabat bukan tugas mereka," tegas Adrianus.
 
Padahal ungkap dia, saat ini saja pihak Polda Metro Jaya kekurangan foraider. Bila kemudian foraider dipakai untuk melayani pejabat, maka tak ada lagi foraider yang digunakan untuk melayani masyarakat.
 
Hingga saat ini pihak Polda hanya memiliki 160 foraider yang mana melayani 170 pejabat "10 nya minta Mabes Polri kali," tambah dia.
 
Tak cuma memakai foraider pejabat yang menggunakan juga tak mau membayar bensin dan uang makan petugas. Akhirnya, pihak kepolisian lah yang menanggung hal itu.
 
Adapun, pejabat yang menggunakan foraider ungkap Adrianus mulai tingat daerah Jakarta hingga menteri.
 
"Tadi yang disebutkan Dirlantas mulai dari DPR, ketua DPR, ketua DPD, pimpinan DPD ya, Wantimpres, semua menteri-menteri. Nah kalo menteri pertahanan saya yakin harus, Menkopolhukam juga. ini menteri olahraga, buat apa sih? untuk apa gitu loh," pungkas dia.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif