Kondisi Kampung Bayam, Jakarta Utara, Kamis 5 Oktober 2017. Foto: Metrotvnews.com/Ilham
Kondisi Kampung Bayam, Jakarta Utara, Kamis 5 Oktober 2017. Foto: Metrotvnews.com/Ilham

Djarot Diminta tak Mengusik Warga Kampung Bayam

Nasional penggusuran stadion bmw
Ilham wibowo • 05 Oktober 2017 13:51
medcom.id, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat diminta tak mengusik permukiman warga di Kampung Kebon Bayam Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Lokasi yang termasuk kawasan Taman Bersih Manusiawi Berwibawa (BMW) itu akan segera dibangun sarana olahraga bertaraf internasional.
 
Ketua Kampung Kebun Bayam Muhammad Furqan mengatakan, Pemprov DKI termasuk pengembang proyek, tak boleh semena-mena menggusur. Dia bilang, dukungan penuh telah muncul dari Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Fadli menjanjikan adanya solusi mengembangkan kampung yang dihuni 535 kepala keluarga (KK) itu.
 
"Kami mohon penundaan penggusuran sampai terbuka mata hati Pemprov DKI. Kami sedang merapatkan barisan merapikan peradaban," kata Furqan saat berbincang dengan Metrotvnews.com, Kamis 5 Oktober 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, lanjut Furqan, gubernur terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno juga telah memberikan dukungan serupa kepada warga Kampung Bayam. Furqan meminta pengurusan kawasan Kampung Bayam dilakukan jajaran pemerintah yang baru.
 
"Pak Gubernur Djarot tinggal beberapa hari lagi menjabat. Kita minta solusi terbaik. Mudah-mudahan 16 Oktober (pelantikan Anies-Sandi) sudah dekat," ujarnya.
 
Selain menata kawasan, Pemprov DKI mestinya punya andil lebih besar menata warga Kampung Bayam. Furqan menuturkan, meski mayoritas pendatang, warga di sana adalah saksi sejarah berdirinya Kampung Bayam.
 
"Sejak 1996 kami punya kelompok tani kebun bayam. Kami tak sembarangan hadir di Jakarta. Kami punya potensi mengembangkan budidaya sayur," kata dia.
Djarot Diminta tak Mengusik Warga Kampung Bayam
Sandiaga Uno (tengah) di Kampung Bayam saat masa kampanye pilgub DKI, Rabu (25/1/2017). Foto: Antara/Atika Fauziyyah
 
Pemerintah DKI Jakarta segera merealisasikan rencana pembangunan kompleks gelanggang olahraga bertaraf internasional di Taman BMW Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara. Menurut rencana, awal 2018 proyek stadion senilai Rp1,3 triliun tersebut akan mulai dibangun.
 
Baca: Pemprov DKI Belum Berencana Gusur Kampung Kebun Bayam
 
Pembangunan ditandai peletakan batu pertama gedung club house dan fasilitas olahraga air oleh Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Sabtu 9 September 2017.
 
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta Ratiyono mengatakan sejak 2013 rencana pembangunan gelanggang olahraga berskala besar itu sudah selesai dibahas. Namun, terbentur sengketa tanah dengan PT Buana Permata Hijau.
 
"Baru bisa direalisasikan sekarang karena permasalahan hukumnya baru selesai. Sudah dimenangi Pemprov DKI. Sekarang pemerintah memegang empat sertifikat," ujarnya.
 
Kawasan stadion yang akan dibangun dengan APBB 2018 itu, lanjut Ratiyono, akan dilengkapi venue dua lapangan voli, lapangan sepak bola, gedung squash, dan arena olahraga air.
 
"Pemerintah ingin masyarakatnya gemar berolahraga. Jadi, semua fasilitasnya akan disiapkan. Bukan berarti yang saat ini ada tidak baik, tapi harus ada yang lebih baik lagi. Nanti akan dibuat danau juga," imbuh dia.
 
Ia menuturkan stadion yang dibangun nanti akan mampu menampung 75 ribu orang. Jumlah yang hampir sama dengan kapasitas Stadion Gelora Bung Karno yang mencapai 80 ribu orang.
 
"Nanti pelatihan sepak bola akan dipusatkan di stadion itu," kata dia.
 

 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif