medcom.id, Jakarta: Meningkatnya animo kiriman karangan bunga membuat pedagang 'banjir' pesanan. Namun, pesanan meningkat itu tidak dirasakan semua pedagang karangan bunga.
"Cuma empat sampai enam pesanan. Sekarang banyak juga toko bunga di Jakarta," kata Edi Siregar, pemilik toko bunga Azmi kepada Metrotvnews.com di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, Kamis 4 Mei 2017.
Edi menduga, banyak pelanggan yang memilih memesan ke pedagang bunga secara online. Itu lebih mudah. "Kadang dia enggak punya toko bunga, tapi kerjaannya dilempar ke orang," ujar Edi.
Baca: Pembuat Karangan Bunga sampai Menolak Pesanan
Selain menjual karangan bunga, Edi juga menjual bunga-bunga segar. Bunga tersebut dijual kepada pembuat karangan bunga. "Biasanya sehari-hari belanja dikit, sekarang jadi banyak," ujar Edi.
Meski tak mendapat untung banyak dari pesanan karangan bunga, Edi mendapat untung dari penjualan bunga segar untuk pembuatan karangan bunga. "Ya ada peningkatan 40 persen," ucapnya.
Baca: Demam Karangan Bunga Sampai di Polda Jabar
Seperti diketahui, fenomena say it with flowers sedang menjamur. Fenomena ini berawal dari pengiriman karangan bunga dukungan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Karangan bunga yang masuk jumlahnya lebih dari 5ribu lebih.
Kemudian, fenomena tersebut menular ke Istana Negara dan lembaga keamanan negara, TNI dan Polri. Karangan bunga untuk mereka berisi dukungan untuk menjaga keutuhan NKRI.
medcom.id, Jakarta: Meningkatnya animo kiriman karangan bunga membuat pedagang 'banjir' pesanan. Namun, pesanan meningkat itu tidak dirasakan semua pedagang karangan bunga.
"Cuma empat sampai enam pesanan. Sekarang banyak juga toko bunga di Jakarta," kata Edi Siregar, pemilik toko bunga Azmi kepada
Metrotvnews.com di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta Barat, Kamis 4 Mei 2017.
Edi menduga, banyak pelanggan yang memilih memesan ke pedagang bunga secara
online. Itu lebih mudah. "Kadang dia enggak punya toko bunga, tapi kerjaannya dilempar ke orang," ujar Edi.
Baca: Pembuat Karangan Bunga sampai Menolak Pesanan
Selain menjual karangan bunga, Edi juga menjual bunga-bunga segar. Bunga tersebut dijual kepada pembuat karangan bunga. "Biasanya sehari-hari belanja dikit, sekarang jadi banyak," ujar Edi.
Meski tak mendapat untung banyak dari pesanan karangan bunga, Edi mendapat untung dari penjualan bunga segar untuk pembuatan karangan bunga. "Ya ada peningkatan 40 persen," ucapnya.
Baca: Demam Karangan Bunga Sampai di Polda Jabar
Seperti diketahui, fenomena
say it with flowers sedang menjamur. Fenomena ini berawal dari pengiriman karangan bunga dukungan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Karangan bunga yang masuk jumlahnya lebih dari 5ribu lebih.
Kemudian, fenomena tersebut menular ke Istana Negara dan lembaga keamanan negara, TNI dan Polri. Karangan bunga untuk mereka berisi dukungan untuk menjaga keutuhan NKRI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)