Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: MI/Angga
Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: MI/Angga

TransJakarta Akan Tingkatkan Kesejahteraan Karyawan

Nasional transjakarta DKI Jakarta transportasi serikat pekerja
Achmad Zulfikar Fazli • 23 Desember 2021 17:54
Jakarta: PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) memastikan akan meningkatkan kesejahteraan karyawannya. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara TransJakarta dan serikat pekerja.
 
PKB tersebut mengatur hak serta kewajiban dan memiliki jangka waktu dengan periode 2021-2023. Direktur Utama PT TransJakarta, M Yana Aditya, mengatakan Transjakarta baru pertama kali melakukan PKB dengan serikat pekerja yang ditandatangani dengan kesepakatan seluruh pemangku kepentingan.
 
"Ini adalah sejarah baru bagi TransJakarta," ujar Yana, dalam keterangan tertulis, Kamis, 23 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yana mengatakan PKB TransJakarta dengan serikat pekerja mulai dibahas pada 2020. Banyak aspirasi yang ditemukan selama proses pembahasan. Menurut dia, proses panjang ini tentu dipahami untuk menghasilkan titik temu.
 
Yana menjelaskan peningkatan kreativitas dan produktivitas kerja, serta keberlangsungan bisnis perusahaan secara berkesinambungan terbentuk melalui hubungan kerja yang dinamis, harmonis, selaras, serasi, dan seimbang antara perusahaan-pekerja. Menurut Yana, ketenangan dan keharmonisan dalam bekerja dapat terwujud jika sesuai asas hubungan industrial yang terbuka, transparan, dan komunikatif.
 
“Kesejahteraan karyawan TransJakarta diharapkan seiring dengan meningkatnya kinerja pelayanan kepada masyarakat,” kata Yana
 
Baca: Polisi Minta TransJakarta Lakukan Penyegaran Keselamatan Berkendara
 
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengapresiasi pemangku kepentingan yang berperan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama TransJakarta dengan serikat pekerja. Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama ini memiliki dasar hukum, yakni, UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Buruh, dan Permenaker Nomor 28 Tahun 2016.
 
Dengan adanya penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama ini, Andri berharap ada perubahan positif bagi para pekerja transportasi.
 
Andri menilai makin baiknya hubungan kerja, makin meningkat kualitas para pekerja transportasi melalui pembinaan dan pengembangan pekerja. Selain itu, makin efektifnya waktu kerja para pekerja transportasi akan bermuara pada meningkatkan kesejahteraan para pekerja transportasi di DKI Jakarta.
 
“Peran pekerja transportasi sangatlah penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi, salah satunya dalam menjaga kelancaran arus distribusi untuk kepentingan regional dan internasional,” ucap Andri.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif