Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Epidemiolog: Status Endemi Bukan Berarti Kondisi Covid-19 Jadi Lebih Baik

Antara • 20 Mei 2022 03:00
Jakarta: Epidemiolog University Griffith Australia Dicky Budiman menilai fase perbaikan kondisi covid-19 mengarah pada status yang terkendali. Menurut Dicky, status endemi di Indonesia bukan berarti tandanya telah menjadi lebih baik.
 
"Jadi kita harus membantu meluruskan pemerintah pusat dan daerah, bahwa kalau untuk me-manage covid-19, kita harus menujunya bukan ke endemi, tapi terkendali," kata Dicky dilansir Antara, Jumat, 20 Mei 2022.
 
Dia mengatakan status endemi seperti halnya pada penyakit lainnya seperti demam berdarah, malaria, HIV, masih menimbulkan banyak kematian, membebani fasilitas kesehatan, dan memberikan kerugian masyarakat yang cukup banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Artinya fase yang disebut transisi ini harusnya mengarah kepada situasi yang lebih terkendali, atau status di mana pada pandeminya akan dicabut," kata Dicky.
 
Baca: Menteri Kesehatan Sebut Pelonggaran Aturan Masker sebagai Bentuk Transisi Menuju Endemi
 
Dia mengatakan meski telah diterapkan pelonggaran penggunaan masker di Indonesia, serta positivity rate dibawah 5 persen, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih belum mencabut status pandemi covid-19.
 
Menurut dia, masih belum ada pihak yang dapat menjamin semua terkendali, termasuk pada kondisi endemi. Apalagi jika cakupan vaksinasi di daerah itu masih jauh dari target terutama di luar Jawa.
 
"Endeminya juga masih samar-samar. Ini yang harus, yang pada masa transisi, harus jadi evaluasi bersama untuk segera dicapai perbaikan," ungkap dia.
 
 
 
(DEV)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif