DKI Batal Menaikkan Bonus Atlet Asian Games

Nur Azizah 10 September 2018 13:26 WIB
asian games 2018
DKI Batal Menaikkan Bonus Atlet Asian Games
Sejumlah seniman mengikuti kompetisi mural Asian Games 2018 yang diselenggarakan pada tiang jalan Tol Rawamangun-Pulomas, Jakarta Timur. Foto: MI/Pius Erlangga.
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta batal menaikkan bonus untuk para atlet peraih medali di Asian Games 2018. Bonus yang diberikan kepada atlet dianggap sudah cukup.

"Begini, karena kita sudah punya pergub (peraturan gubernur) dan itu sudah terbit di bulan Agustus mungkin itu yang kita patuhi. Justru kita ingin kepada atlet kita jangan diguyur bonus yang berlebihan," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Ratiyono di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 10 September 2018.

Ia khawatir bonus yang berlebihan akan membuat para atlet terlena. Sebaliknya, Pemprov ingin mendorong para dari segi semangat. "Yang kita dorong adalah fighting spirit-nya. Jangan kemudian, 'Ah sudah nyaman'," ujar dia.


Semula, Pemprov DKI Jakarta berniat menaikkan bonus atlet peraih emas dua kali lipat, dari Rp300 juta menjadi Rp750 juta. Namun, rencana itu gagal. Atlet peraih medali emas tetap mendapat Rp300 juta, perak Rp150 juta, dan perunggu Rp90 juta.

Para atlet peraih medali juga mendapat kesempatan untuk menjadi PNS, baik PNS DKI maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sementara itu, atlet DKI yang tidak mendapat medali diberikan uang saku Rp7,5 juta.

Dari 31 emas yang diraih Indonesia, 10 emas diantaranya berasal dari 12 atlet DKI Jakarta. Mereka berasal dari enam cabang olahraga yang berbeda.

Baca: Ternate Wilayah Pertama yang Dilintasi Parade Obor Asian Para Games 2018

Ke-12 atlet itu meliputi Yolla Primadona Jampil dan Hendy dari cabang olahraga (cabor) pencak silat kategori men's double. Lalu, ada Puspa Arum Sari dari pencak silat women's single, Sugianto dari pencak silat men's single, dan Pipiet Kamelia dari pencak silat women's class.

Aqsa Sutan Azwar meraih medali dari cabor jetski runabout endurance. Di cabang badminton, ada Jonathan Christie yang mendapat medali emas di ketegori tunggal putra. Sementara di ganda putra, ada Marcus Gideon yang turut menambah pundi emas.

Di cabor rowing men's light weight right, medali diraih Jefri Ardianto. Di cabor sport climbing women's team speed relay ada Puji Lestari dan di cabor tenis mixed double ada Christopher Benjamin Rangkut yang ikut menyumbang emas untuk Indonesia.





(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id