Ilustrasi DKI Jakarta - Medcom.id
Ilustrasi DKI Jakarta - Medcom.id

DPRD DKI Diminta Contoh Riau dalam Pemilihan Wagub

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Nur Azizah • 20 Mei 2019 14:52
Jakarta: Ditjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri meminta DPRD DKI Jakarta belajar dari daerah lain dalam membentuk panitia khusus pemilihan wakil gubernur. Salah satu daerah yang bisa menjadi rujukan ialah Riau dan Jambi.
 
"Karena ini hal baru tidak ada salahnya DPRD belajar dari daerah lain yang sudah melaksanakan hal yang sama. Kami memang sarankan untuk contoh Jambi atau Riau yang sudah melakukan hal yang sama," kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.
 
Namun, Akmal meminta DPRD DKI tak mengulur-ulur waktu seperti Riau. Setelah pansus terbentuk, tata tertib pemilihan harus segera dibuat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dalam proses pembuatan tata tertib ini Kemendagri akan melakukan pendampingan. Kami khawatir ada norma-norma yang terlalu berlebihan dan di luar ketentuan undang undang," ungkap dia.
 
Akmal menjelaskan hal yang paling krusial dalam penyusunan tata tertib ialah pemilihan saksi. Saksi ini bertugas untuk memantau jalannya pemilihan.
 
(Baca juga:Syaikhu Harus Pilih Kursi Wagub DKI atau DPR)
 
Hal krusial lainnya ialah proses pemilihan dan lama waktu pemilihan. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 pansus bekerja maksimal 1 tahun.
 
Siang tadi, Pansus Wakil Gubernur DKI Jakarta mengadakan rapat perdana untuk mencari calon pengganti Sandiaga Salahuddin Uno. Rapat tersebut membahas penyusunan tata tertib hingga pembentukan panitia pemilihan (Panlih).
 
Wakil Ketua Pansus Wagub DKI Bestari Barus mengungkapkan bakal merumuskan kembali tata tertib pemilihan. Politikus Partai NasDem ini menargetkan penyusunan tata tertib selesai dalam satu bulan.
 
"Dalam satu bulan ini kelar, setelah itu tinggal pelaksanaan aja. Kalau Panlih kan teknis saja, tinggal siapin white board, surat suara, gitu. Kalau tatibnya sebulan cukup lah atau satu setengah bulan karena kepotong lebaran," ujar dia.
 
Anggota komisi D ini optimistis pemilihan wagub selesai sebelum pergantian anggota DPRD yang baru. Artinya, DPRD harus gesit mencari pendamping Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum September 2019.
 
Rapat perdana tadi dihadiri sejumlah anggota pansus, seperti Ferial Sofyan dari Fraksi Demokrat-PAN, Asyraf Ali dari Fraksi Golkar, dan Mohamad Taufik dari Fraksi Gerindra. Lalu Suhaimi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dan Gembong Warsono dari Fraksi PDI Perjuangan.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif