Suasana lengang dan akses pintu masuk Stasiun KA Tanah Abang yang tertutup di Jakarta, Rabu (22/5/2019) - ANT/Aditya Pradana Putra
Suasana lengang dan akses pintu masuk Stasiun KA Tanah Abang yang tertutup di Jakarta, Rabu (22/5/2019) - ANT/Aditya Pradana Putra

Stasiun Palmerah dan Tanah Abang Ditutup

Nasional tanah abang Demo Massa Penolak Pemilu
Nur Azizah • 22 Mei 2019 13:13
Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menutup sementara Stasiun Palmerah dan Tanah Abang. Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyebut penutupan lantaran kondisi di sekitar stasiun belum kondusif.
 
"Langkah ini kami ambil setelah mempertimbangkan perkembangan situasi di sekitar Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah. Kebijakan ini juga diambil karena KCI mengutamakan keselamatan para pengguna KRL," kata Anne, Jakarta Pusat, Rabu, 22 Mei 2019.
 
PT KCI melakukan rekayasa pola operasi dan pelayanan KRL yang akan melewati maupun bertujuan ke Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang. Untuk sementara, KRL dari arah Stasiun Rangkas Bitung/ Maja/ Parung Panjang/ Serpong tidak melayani naik turun pengguna di Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Rusuh Petamburan)
 
"Penutupan stasiun karena alasan keselamatan. Karena situasi di luar stasiun, kasian juga penggunanya sudah sampai di stasiun tetapi tidak bisa melanjutkan perjalanan karena tidak ada angkutan lanjutan dan akses ditutup," ungkap dia.
 
PT KCI menyarankan para pengguna dari arah Rangkas Bitung/ Maja/ Parung Panjang/ Serpong untuk turun di stasiun selain Palmerah maupun Tanah Abang. Sementara para pengguna KRL loop line dengan tujuan Stasiun Sudirman, Karet, Tanah Abang, Angke, Kampung Bandan hingga Jatinegara diimbau untuk dapat menggunakan moda transportasi alternatif lain.
 
Sementara itu KRL loop line relasi Bogor/ Depok/ Nambo–Duri/ Jatinegara hanya beroperasi hingga Stasiun Manggarai. PT KCI memohon maaf atas rekayasa pola operasi dan pelayanan yang berlaku sementara ini.
 
"Bila sudah beroperasi seperti semula akan kami beri kabar lanjutan," pungkas dia.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif