Ilustrasi: Petugas kebersihan berjalan di antara tumpukan sampah di kawasan Teluk Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.
Ilustrasi: Petugas kebersihan berjalan di antara tumpukan sampah di kawasan Teluk Jakarta. Foto: Antara/Aprillio Akbar.

25 Ton Sampah Diangkut dari Teluk Jakarta

Intan Yunelia • 18 Maret 2018 16:45
Jakarta: Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengangkut 25 ton sampah dari Teluk Jakarta. Sampah itu mengendap di hutan mangrove Muara Angke, Jakarta Utara karena fenomena angin barat.
 
“Hari ini kita sudah dapat 5 ton. Total sejak kemarin kita sudah 25 ton,” kata Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim kepada Medcom.id, Minggu, 18 Maret 2018.
 
Hingga saat ini, proses pengangkutan sampah masih berlangsung. Dua alat berat jenis eskavator amfibi dan satu eskavator spider dikerahkan di lokasi.

“Nanti (sampah) dibawa ke Dermaga dengan perahu. Lalu kita angkut ke truk dan kita buang ke Bantar Gebang,” ujar Ali.
 
Menurut dia, kendala dalam evaluasi sampah ini adalah faktor lokasi. Pasalnya, alat berat tidak bisa leluasa masuk hutan mangrove yang dipenuhi akar-akar. 
 
“Target seminggu ini kita tuntaskan dulu sampai ke permukaan,”imbuh Ali
 
Baca: Sandi: Sampah Teluk Jakarta Sejak 2014
 
Dia menjelaskan mayoritas sampah adalah limbah industri rumah tangga yang mengendap di area 1.000-1.200 meter persegi itu. Sampah-sampah itu bukan hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga dari wilayah lainnya seperti Bekasi dan Tangerang.
 
Fenomena ini, kata dia, adalah masalah tahunan. Angin barat  yang berembus di Desember-Februari biasanya membawa sampah. Ketika angin surut, semua sampah mengendap di Teluk Jakarta Utara.
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>