Kendaraan terjebak kemacetan di ruas jalan Jenderal Gatot Subroto kawasan Semanggi, Jakarta, Senin (10/4). ANT/Aprilio Akbar.
Kendaraan terjebak kemacetan di ruas jalan Jenderal Gatot Subroto kawasan Semanggi, Jakarta, Senin (10/4). ANT/Aprilio Akbar.

Integrasi Transportasi Massal Disambut Positif

Nasional transportasi
Cindy • 11 Januari 2019 23:20
Jakarta: Kebijakan Presiden Joko Widodo terkait pengelolaan transportasi massal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek)disambut positif. Transportasi yang terintegrasi dinilai menjadi solusi mengurai kemacetan.

"Masyarakat akan tertarik menggunakan angkutan umum itu, karena lebih mudah diakses," kata Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan di Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Tigor mengatakan integrasi tranportasi ini harus menyentuh transportasi umum kecil atau swasta. Misalnya, angkutan umum yang ada di daerah pemukiman. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Termasuk yang swasta punya itu diintegrasikan dengan satu sistem layanan yang sama, intergrasi itu untuk keseluruhan," kata dia. (Baca: Tiga Gubernur Sepakat Kelola Transportasi Jabodetabek)

Jika dimungkinkan, kata Tigor, sistem integrasi ini juga ikut merangkul transportasi online. Apalagi, transportasi online juga menjadi salah satu transportasi pilihan masyarakat untuk berpergian.

"Biasa kan kalau ke stasiun atau halte busway, angkutan umumnya kan enggak ada, paling akhirnya memilih transportasi online," kata Tigor.

Presiden Jokowi membuka rapat terbatas (ratas) yang membahas pengelolaan transportasi di Jabodetabek. Dia menilai kemacetan lalu lintas di Ibu Kota dan sekitarnya harus segera ditangani.




(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi