Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

Kasus Aktif Covid-19 di DKI Mencapai 10.658 Usai Libur Idulfitri

Nasional Kenaikan PPh Mudik Lebaran Virus Korona arus balik tes virus korona Satgas Covid-19 Idulfitri 2021
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Juni 2021 10:31
Jakarta: Kasus aktif covid-19 di DKI Jakarta meningkat dalam dua pekan terakhir. Peningkatan disebabkan kembalinya masyarakat usai libur Idulfitri 1442 Hijriah.
 
“Per tanggal 31 Mei 2021 kasus aktif di Jakarta sebesar 10.658, bertambah 3.365 dari dua minggu sebelumnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, dalam keterangan tertulis, Selasa, 1 Juni 2021.
 
Namun, Widyastuti mengeklaim lonjakan ini sedikit lebih baik dari 2020 yang mencapai 30 ribu kasus. Hal itu lantaran petugas bekerja keras melacak kontak erat dan deteksi dini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Terutama kepada mereka yang selesai dari bepergian pada libur lebaran,” ujar dia.
 
Widyastuti menuturkan pihaknya juga menyiapkan tempat tidur isolasi. Sebanyak 2.176 dari 6.621 tempat tidur isolasi terpakai. Tingkat keterpakaian tempat tidur isolasi sebesar 33 persen.
 
(Baca: PPKM Mikro DKI Diperpanjang Hingga 14 Juni 2021)
 
“Sedangkan tempat tidur ICU (intensive care unit) sebanyak 1.014 dan telah terpakai 362 atau sebesar 36 persen dari kapasitas yang disediakan,” papar Widyastuti.
 
Widyastuti menyebut keterpakaian tempat tidur isolasi dan ICU tahun ini lebih baik dari 2020 karena di bawah 50 persen. Namun, pihaknya tetap mewaspadai lonjakan kasus yang lebih parah.
 
Upaya lainnya memasifkan vaksinasi. Sebanyak 2.432.561 orang telah menerima dosis pertama vaksin dan 1.775.331 telah menerima dosis kedua vaksin per Senin, 31 Mei 2021.
 
Dia juga memaparkan perkembangan vaksinasi Gotong royong. Sebanyak 12.673 orang telah menerima dosis pertama vaksin hasil kolaborasi dengan berbagai pihak itu.
 
“Harapannya jumlah yang mendapat vaksinasi ini akan semakin meningkat dan mendekati 70 persen dari populasi, sehingga semakin cepat kita mencapai imunitas komunal,” tutur Widyastuti.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif