medcom.id, Jakarta: Simpang arus Jalan KH. Hasyim Ashari menuju Jalan Biak sudah dua hari ini. Hasilnya, oke. Arus kendaraan di persimpangan itu jauh lebih teratur.
Pantauan Metrotvnews.com, akses menuju Jalan Biak ditutup menggunakan traffic cone. Rapat memanjang. Titin, 38, pemilik warung rokok di sekitar lokasi mengatakan, arus kendaraan kini tak semrawut seperti kemarin-kemarin.
"Jadi nggak ribet. Kemarin-kemarin itu kendaraan dari arah Roxi ke Jalan Biak bisa mandek panjang," kata Titin di Jalan Biak, Kamis (15/1/2014).
Titin menambahkan, sebelum arus ke Jalan Biak ditutup, kemacetan di depan warungnya bisa mencapai satu kilometer. Tapi, sekarang lancar.
"Kalau ditutup begini, mobil atau motor kan jadi lurus dan mutarnya di Cideng," terang Titin.
Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta menelurkan instruksi penutupan persimpangan Jalan KH Hasyim Ashari menuju Jalan Biak, kemarin. Alasan penutupan tersebut untuk membatasi laju kendaraan dari arah selatan ke timur, barat munuju selatan, dan selatan mengarah ke utara.
Berikut perubahan rute di Jalan KH Hasyim Ashari menuju Jalan Biak:
1. Arus kendaraan dari arah Grogol menuju Jalan Biak dan Jalan Musi diarahkan lurus, lalu belok kiri ke Jalan Cideng Barat.
2. Arus kedaraan dari Jalan Cideng Barat, diarahkan putar balik ke arah Jalan Cideng Timur. Putar balik lagi ke Jalan Cideng Barat, lalu belok kiri ke Jalan KH Hasyim Ashari dan baru belok kiri ke Jalan Biak.
3. Arus kendaraan dari arah Jalan Biak dan Jalan Musi yang hendak menuju Jalan Mahbub dan Cideng Barat atau Harmoni diarahkan belok kiri ke Jalan KH. Hasyim Ashari dan berputar balik di kolong flyover Roxy dan selanjutnya ke kiri ke Jalan Mahbub dan lurus ke arah Harmoni.
medcom.id, Jakarta: Simpang arus Jalan KH. Hasyim Ashari menuju Jalan Biak sudah dua hari ini. Hasilnya, oke. Arus kendaraan di persimpangan itu jauh lebih teratur.
Pantauan
Metrotvnews.com, akses menuju Jalan Biak ditutup menggunakan traffic cone. Rapat memanjang. Titin, 38, pemilik warung rokok di sekitar lokasi mengatakan, arus kendaraan kini tak semrawut seperti kemarin-kemarin.
"Jadi nggak ribet. Kemarin-kemarin itu kendaraan dari arah Roxi ke Jalan Biak bisa mandek panjang," kata Titin di Jalan Biak, Kamis (15/1/2014).
Titin menambahkan, sebelum arus ke Jalan Biak ditutup, kemacetan di depan warungnya bisa mencapai satu kilometer. Tapi, sekarang lancar.
"Kalau ditutup begini, mobil atau motor kan jadi lurus dan mutarnya di Cideng," terang Titin.
Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta menelurkan instruksi penutupan persimpangan Jalan KH Hasyim Ashari menuju Jalan Biak, kemarin. Alasan penutupan tersebut untuk membatasi laju kendaraan dari arah selatan ke timur, barat munuju selatan, dan selatan mengarah ke utara.
Berikut perubahan rute di Jalan KH Hasyim Ashari menuju Jalan Biak:
1. Arus kendaraan dari arah Grogol menuju Jalan Biak dan Jalan Musi diarahkan lurus, lalu belok kiri ke Jalan Cideng Barat.
2. Arus kedaraan dari Jalan Cideng Barat, diarahkan putar balik ke arah Jalan Cideng Timur. Putar balik lagi ke Jalan Cideng Barat, lalu belok kiri ke Jalan KH Hasyim Ashari dan baru belok kiri ke Jalan Biak.
3. Arus kendaraan dari arah Jalan Biak dan Jalan Musi yang hendak menuju Jalan Mahbub dan Cideng Barat atau Harmoni diarahkan belok kiri ke Jalan KH. Hasyim Ashari dan berputar balik di kolong
flyover Roxy dan selanjutnya ke kiri ke Jalan Mahbub dan lurus ke arah Harmoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)