Warga menaiki odong odong di wilayah kampung pulo, Jakarta Timur, Kamis, 24 Oktober 2019. Foto: MI/Andri Widiyanto
Warga menaiki odong odong di wilayah kampung pulo, Jakarta Timur, Kamis, 24 Oktober 2019. Foto: MI/Andri Widiyanto

Odong-Odong Perlahan Disingkirkan

Nasional dki jakarta transportasi
Fachri Audhia Hafiez • 29 Oktober 2019 08:34
Jakarta: Polda Metro Jaya akan menggunakan upaya hukum untuk menertibkan odong-odong yang masih mengaspal di jalanan Ibu Kota. Upaya itu akan dilakukan dengan mengedepankan cara-cara persuasif.
 
"Agar mereka paham dan mengetahui bahwa ada risiko kalau menggunakan odong-odong," kata Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum (Kasubdit Gakum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin, 28 Oktober 2019.
 
Menurut dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) untuk menyosialisasikan aturan ini. Ia berharap sosialisasi dapat memberikan soal pemahaman keamanan berkendara bagi masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Odong-odong dinilai tak memenuhi syarat sebuah kendaraan yang dikhawatirkan membahayakan penumpang maupun pengemudi. Selain itu, surat atau dokumen kendaraan juga kerap tak dipenuhi pengemudi odong-odong.
 
"Kita ingin memberikan imbauan buka hanya kepada pemilik tapi penumpangnya juga, kenapa bisa dilarang," ujar Fahri.
 
Fahri juga tak menoleransi bila pengemudi odong-odong tak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan. Ini sering dijumpai odong-odong yang basisnya kendaraan roda dua. Sementara itu, suatu kendaraan yang dimodifikasi harus melewati uji tipe ulang.
 
"Kendaraan bermotor itu kan terdapat sistem, ada kemudi, roda, alat kelengkapan kendaraan yang lain seperti spion dan lain-lain,," ujar Fahri.
 
Dinas Perhubungan DKI Jakarta melarang odong-odong berkeliaran bebas di Ibu Kota. Bentuk odong-odong dinilai tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
 
"Setiap kendaraan bermotor yang ada di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan sebagaimana ditetapkan," kata Kepada Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, Minggu, 27 Oktober 2019.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif