Pemkot Jakbar Disemprot karena Proyek Kelurahan Mandek
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. Medcom.id/Ilham Wibowo.
Jakarta: Rencana pembangunan kantor Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat (Jakbar) terkatung-katung. Sudah dua tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakbar tak bisa menemukan lahan untuk pembangunan.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah geram. Ia menyebut Pemkot Jakbar tak becus membuat perencanaan.

"Ini gagal perencanaan," kata Saefullah dengan nada sedikit tinggi di rapat Badan Anggra DPRD DKI Jakarta, Kamis, 6 September 2018.


Menurut dia, Pemkot Jakbar seharusnya sudah memiliki rancangan sebelum mengajukan anggaran. Nyatanya, dua kali dianggarkan, Pemkot Jakbar tak bisa mewujudkan pembangunan tersebut.

"Mestinya ada persiapan pembelian dan kesepakatan antara Pemkot dan pemilik sebelum dianggarkan. Lalu buat harga taksirannya. Seharusnya ada pertanggungjawaban," tegas dia.

Yang membuatnya marah, usulan anggaran pembangunan kantor Kelurahan Jembatan Besi itu usulan Pemkot sendiri. Usulan bukan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Dia yang mulai sehari dia yang mengakhiri. Ini tanda tanya besar kenapa sudah dua kali dianggarkan tapi tidak dilaksanakan?" ucap dia.

Saefullah pun meminta Wakil Wali Kota Jakarta Barat M Zen untuk menjelaskan pentingnya pembangunan kantor kelurahan. "Harus dideskripsikan, itu asetnya berapa, luasnya berapa, bangunan sejak kapan, kenapa perlu (direhabilitasi). Ini enggak. Enggak kerja ini," ujar dia.

Dalam rencana APBD Perubahan 2018, anggaran pembangunan kantor Kelurahan Jembatan Besi mencapai Rp25 miliar. Zen mengatakan mencari lahan di kawasan padat itu sulit.

"Ada yang mau jual, tapi ternyata ahli warisnya tidak ada kesepahaman. Lalu ada yang menawarkan harga appraisal ada yang enggak," jelas dia.

Tak hanya kantor kelurahan Jembatan Besi, kantor Camat Mampang Prapatan dan Kemayoran pun terkendala lahan. Hingga saat ini, pembahasan terkait lahan masih berlangsung.



(OGI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id