ilustrasi
ilustrasi

pelecehan seksual

JIS Diminta Terbuka Soal Pelecehan Seksual di Sekolah

Deny Irwanto • 15 April 2014 16:54
medcom.id, Jakarta: Sekolah bertaraf internasional Jakarta International School (JIS) di Jalan Terogong Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, diminta terbuka kepada media terkait kasus pelecehan seksual yang menimpa AK, siswa taman kanak-kanak di sekolah itu. Sejauh ini JIS sama sekali belum buka suara perihal kejadian ini.
 
"Saya kira pihak sekolah harus membuka akses kepada media. Bagimana juga kan kita ingin persoalan melebar," kata Andi M. Asrun, pengacara korban, kepada wartawan di JIS, Selasa (15/4/2014).
 
Andi mengatakan, andai JIS mau terbuka, bisa jadi ada korban lain selain kliennya. "Siapa tau ada korban lain. Seharunya pihak sekolah membuka informasi selabar-lebar mungkin," terang Andi.

Kasus ini terbongkar lewat kecurigaan T, ibu korban. T menuturkan, kejadian yang menimpa anaknya terjadi sejak Maret silam. Menurut ia, kelakuan AK berubah drastis karena sering ketakutan, mengigau, dan berteriak histeris saat tidur. Awalnya, anaknya tidak mau menceritakan apa pun kepadanya, hingga akhirnya anaknya demam tinggi hingga harus dibawa ke rumah sakit.
 
"Di RS itulah ternyata anak saya terkena herpes. Dokter merasa janggal karena pasti ada pemicu mengapa anak saya terkena herpes," kata T.
 
Khawatir dengan keadaan anaknya, T langsung membawa AK ke psikolog. Berdasarkan, keterangan dari psikolog yang memeriksa anaknya, diketahui AK mengalami pelecehan seksual. AK menceritakan kepada sang psikolog yang melakukan tindak pelecehan adalah orang-orang berseragam biru. Jumlahnya lima orang.
 
"Saya ke sekolah anak saya untuk mencari tahu, satpam sekolah mengatakan yang mengunakan seragam biru itu hanya cleaning service," beber T.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>