medcom.id, Jakarta: Beberapa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dilengkapi tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) masih dalam kondisi kurang aman. Kabel-kabel PJU yang dipasang di bawah tanah tidak tertanam rapi. Kabel-kabel itu dapat mengganggu keselamatan pejalan kaki dan penumpang bus.
Pantauan Metrotvnews.com, Kamis (31/12/2015), JPO yang terhubung dengan Halte Matraman I TransJakarta memiliki instalasi kabel yang kurang baik. Persis di bawah tiang lampu PJU atau di dekat tangga naik ke JPO tampak kabel berwarna biru tidak terkubur rapi di dalam tanah. Kabel itu keluar dalam trotoar.
Kabel berwarna biru itu terkelupas. Di dalam kabel terdapat lagi kabel ukuran lebih kecil berwarna hitam. Tidak diketahui kabel itu milik instansi mana.
Tak hanya itu, kotak sekering pada tiang lampu PJU di JPO Jalan KH Mas Masyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibiarkan terbuka. Lilitan kabel tanpa selotip keluar dari kotak sekering.
Sambungan kabel lampu PJU harus diselotip agar tidak menyentuh tiang lampu yang dapat menyebabkan aliran listrik. Tanpa selotip, jika terjadi banjir akan menimbulkan tegangan listrik di area sekitar JPO.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Yuli Hartono, mengatakan banyak kabel PJU dicolong warga. Padahal, pihaknya terus mengecek dan mengganti kabel-kabel PJU itu.
"Banyak laporan dari anak buah, banyak kabel yang tidak ada selotip. Kabel banyak dicolong. Sebab, kita tidak mungkin menyambungkan kabel tanpa diselotip. Banyak orang iseng ini," kata Yuli kepada Metrotvnews.com, Kamis (31/12/2015).
Sebuah kabel PJU yang dipasang di bawah tanah tidak tertanam rapi di JPO yang tersambung dengan Halte Matraman I Jakarta,--Foto: MTVN/Wanda Indana
Sebelumnya, dua karyawan TransJakarta tewas diduga tersengat listrik di Halte Mangga Dua. Korban itu teridentifikasi bernama, Niko Adeli, 23, warga Cililitan Besar, Kramatjati, Jakarta Timur, dan Siti Nurhayati Buton, 23, warga Petamburan, Jakarta Pusat. Insiden nahas yang menimpa keduanya terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu 30 Desember.
Peristiwa itu terjadi di depan tangga penyeberangan busway, Jalan Mangga Dua Raya, Kelurahan Mangga Dua Selatan. Kedua korban hendak kembali ke indekos selepas pulang kerja. Ketika turun dari jembatan, tiba-tiba keduanya tersengat listrik di dekat tiang listrik yang di sekitarnya tergenang air.
medcom.id, Jakarta: Beberapa Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang dilengkapi tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) masih dalam kondisi kurang aman. Kabel-kabel PJU yang dipasang di bawah tanah tidak tertanam rapi. Kabel-kabel itu dapat mengganggu keselamatan pejalan kaki dan penumpang bus.
Pantauan
Metrotvnews.com, Kamis (31/12/2015), JPO yang terhubung dengan Halte Matraman I TransJakarta memiliki instalasi kabel yang kurang baik. Persis di bawah tiang lampu PJU atau di dekat tangga naik ke JPO tampak kabel berwarna biru tidak terkubur rapi di dalam tanah. Kabel itu keluar dalam trotoar.
Kabel berwarna biru itu terkelupas. Di dalam kabel terdapat lagi kabel ukuran lebih kecil berwarna hitam. Tidak diketahui kabel itu milik instansi mana.
Tak hanya itu, kotak sekering pada tiang lampu PJU di JPO Jalan KH Mas Masyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibiarkan terbuka. Lilitan kabel tanpa selotip keluar dari kotak sekering.
Sambungan kabel lampu PJU harus diselotip agar tidak menyentuh tiang lampu yang dapat menyebabkan aliran listrik. Tanpa selotip, jika terjadi banjir akan menimbulkan tegangan listrik di area sekitar JPO.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI Jakarta Yuli Hartono, mengatakan banyak kabel PJU dicolong warga. Padahal, pihaknya terus mengecek dan mengganti kabel-kabel PJU itu.
"Banyak laporan dari anak buah, banyak kabel yang tidak ada selotip. Kabel banyak dicolong. Sebab, kita tidak mungkin menyambungkan kabel tanpa diselotip. Banyak orang iseng ini," kata Yuli kepada
Metrotvnews.com, Kamis (31/12/2015).
Sebuah kabel PJU yang dipasang di bawah tanah tidak tertanam rapi di JPO yang tersambung dengan Halte Matraman I Jakarta,--Foto: MTVN/Wanda Indana
Sebelumnya, dua karyawan TransJakarta tewas diduga tersengat listrik di Halte Mangga Dua. Korban itu teridentifikasi bernama, Niko Adeli, 23, warga Cililitan Besar, Kramatjati, Jakarta Timur, dan Siti Nurhayati Buton, 23, warga Petamburan, Jakarta Pusat. Insiden nahas yang menimpa keduanya terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu 30 Desember.
Peristiwa itu terjadi di depan tangga penyeberangan busway, Jalan Mangga Dua Raya, Kelurahan Mangga Dua Selatan. Kedua korban hendak kembali ke indekos selepas pulang kerja. Ketika turun dari jembatan, tiba-tiba keduanya tersengat listrik di dekat tiang listrik yang di sekitarnya tergenang air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)