PKL Pasar Senen: Kami Ingin Dibina seperti di Tanah Abang
PKL Pasar Senen--Medcom.id/Monica Felicitas Gracia V.
Jakarta: Kebijakan Pemprov DKI Jakarta memperbolehkan pedagang kaki lima (PKL) Tanah Abang, Jakarta Pusat berjualan di jalan menuai reaksi. Salah satunya PKL di kawasan Pasar Senen. PKL di kawasan Pasar Senen mengaku iri dengan kebijakan yang diterapkan di Tanah Abang. 

"Kami ingin dibina, bukan dibinasakan. Saya sudah lelah kucing-kucingan dengan Satpol PP. Kami ingin dibina seperti di Tanah Abang, selayaknya kami masih warga DKI Jakarta," kata salah satu pedagang baju bekas di atas trotoar, Anto di Pasar Senen Jakarta Pusat, Jumat, 29 Desember 2017. 

Anto mengeluhkan soal pendapatannya. Sebab, dalam tiga hari Anto belum meraup untung. "Apalagi kalau direlokasi. Kami tidak bisa pulang kalau tidak ada penghasilan, anak di rumah sudah menangis minta jajan," imbuhnya.


Hal senada disampaikan Teguh. Pedagang pakaian di kawasan Pasar Senen ini merasa tidak tenang untuk berjualan, karena masih harus memikirkan penertiban dari Satpol PP.

"Sudah sering saya tidak ada penglaris. Kalau seperti itu tidak tahu mau makan apa. Ini saja masih harus masih memperjuangkan nasib kami sesama PKL Pasar Senen," ucap Teguh.

Baca: Gubernur Anies Tutup Satu Jalan Khusus untuk PKL Tanah Abang

Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan menyinergikan pedagang kaki lima dan moda transportasi massal. 

Pola penataan kawasan Tanah Abang dilakukan dalam jangka panjang dan jangka pendek. Untuk penataan jangka pendek, Pemprov DKI menutup satu jalur di Jalan Jatibaru menuju Blok G. Jalan itu untuk lokasi berjualan PKL.


PKL Pasar Senen--Medcom.id/Monica Felicitas Gracia V.


Di jalan sepanjang 400 meter yang ditutup itu akan disiapkan 400 tenda untuk PKL. Tenda terbagi menjadi dua, yakni tenda kuliner sebanyak 115 buah, dan tenda dagangan non-kuliner sebanyak 265 buah. 

Selama penutupan itu, sisi Jalan Jatibaru tepat di depan pintu keluar Stasiun Tanah Abang akan dijadikan jalur shuttle bus Transjakarta gratis bagi pengguna kereta api yang ingin menuju Blok A Tanah Abang. Disiapkan 15 bus untuk mengangkut pengguna kereta api. 

Baca: Anies Ingin Pasar Senen Jadi Tujuan Wisata

Pagi tadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan rencananya soal Pasar Senen. Orang nomor satu di Jakarta ini ingin menyulap Pasar Senen menjadi pasar pariwisata. 

Menurutnya, Pasar Senen memiliki nilai budaya dan pariwisata yang bisa menarik wisatawan domestik maupun asing. Ia mengatakan wisatawan tidak hanya ingin menikmati alam pemandangan, tapi juga kebudayaan. Dengan begitu pasar dapat menggerakkan ekonomi dengan kuat.

"Sekarang orang jalan-jalan bukan untuk mencari nature saja tapi juga culture," kata Anies di Pasar Senen Blok lll, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Desember 2017.

Pasar seluas 13.582 meter persegi ini dapat menampung sekitar 358 tempat usaha. Tahun 2014, pasar berlantai tujuh ini sempat terbakar dan menghanguskan sebagian bangunannya.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id