medcom.id, Jakarta: Seorang warga Jalan Tanjung Wangi RT 03/12, Penjaringan, Jakarta Utara, terheran-heran dengan kondisi tubuhnya. Pasalnya, pria itu, Sinin bertelur melalui anusnya tepat pada tahun pelengseran Soeharto sebagai Presiden RI, 1998.
Kakek berusia 62 tahun itu bekerja sebagai operator di perusahaan percetakan, sebelum bisa mengeluarkan telur dari anusnya.
Engkong Naim, sapaan akrabnya, mengaku kejadian tidak biasa tersebut tidak terjadi secara rutin.
"Kadang-kadang saja, paling banyak. Pernah telur keluar sampai tiga butir," katanya saat dijumpai di lantai 5 Gedung B, ruang 506, Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, Sabtu (8/11/2014) siang.
Menurut dia, sudah ratusan 'telur' dikeluarkannya dari anus. "Ya kira-kira sudah ada sebanyak 205 butir telur lah sampai sekarang," ungkapnya.
Pemerintah Provinsi DKI pun merujuk Naim ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja. Ada dugaan, 'telur' itu merupakan feses yang mengeras dan membentuk kerak.
medcom.id, Jakarta: Seorang warga Jalan Tanjung Wangi RT 03/12, Penjaringan, Jakarta Utara, terheran-heran dengan kondisi tubuhnya. Pasalnya, pria itu, Sinin bertelur melalui anusnya tepat pada tahun pelengseran Soeharto sebagai Presiden RI, 1998.
Kakek berusia 62 tahun itu bekerja sebagai operator di perusahaan percetakan, sebelum bisa mengeluarkan telur dari anusnya.
Engkong Naim, sapaan akrabnya, mengaku kejadian tidak biasa tersebut tidak terjadi secara rutin.
"Kadang-kadang saja, paling banyak. Pernah telur keluar sampai tiga butir," katanya saat dijumpai di lantai 5 Gedung B, ruang 506, Rumah Sakit Umum Daerah Koja, Jakarta Utara, Sabtu (8/11/2014) siang.
Menurut dia, sudah ratusan 'telur' dikeluarkannya dari anus. "Ya kira-kira sudah ada sebanyak 205 butir telur lah sampai sekarang," ungkapnya.
Pemerintah Provinsi DKI pun merujuk Naim ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja. Ada dugaan, 'telur' itu merupakan feses yang mengeras dan membentuk kerak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)