Warga menggunakan otoped melintas di jalur khusus sepeda di kawasan Blok M, Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warga menggunakan otoped melintas di jalur khusus sepeda di kawasan Blok M, Jakarta. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

DKI Bakal Atur Skuter Listrik

Nasional grab
Nur Azizah • 13 Oktober 2019 11:11
Jakarta: Penyewaan otoped atau skuter listrik, Grabwheels makin diminati masyarakat. Melihat perkembangan ini, Pemprov DKI Jakarta berencana membuat regulasi untuk mengatur pergerakan skuter listrik.
 
"Ini kita siapkan regulasinya. Kalau sekarang modelnya bike share, operatornya menggenakan charge. Ini sedang kita lakukan regulasinya seperti apa, kemudian kita jalankan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta Pusat, Minggu, 13 Oktober 2019.
 
Syafrin bakal memasukkan otoped ke dalam kendaraan bermotor ramah lingkungan. Dia juga masih menimbang boleh atau tidak otoped menggunakan jalur sepeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena dia kecil dan mirip sepeda. Kita perlu pejalan kaki, kemudian pesepeda, baru kendaraan bermotor lain," ujar dia.
 
Syafrin menargetkan regulasi otoped akan kelar tahun ini. Dishub bakal berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga terkait pembangunan sarana dan prasarana.
 
"Dinas Bina Marga itu membangun trotoar di dalamnya itu kita minta untuk disiapkan. Begitu ini ditingkatkan menjadi dedicated lajurnya, maka dia bisa berbagi. Saya bisa bangun double cab, kemudian bina marga masuk untuk membangun," kata Syafrin.
 
Sebelumnya, Mitra Grab khawatir dengan perkembangan penyewaan otoped. Penyewaan otoped listrik dinilai dapat mengancam pendapatan pengemudi ojek online (ojol).
 
"Kalau sudah banyak akan sangat berpengaruh," kata mitra Grab Jakarta Selatan, Ridho di Jakarta, Jumat, 11 Oktober 2019.
 
Ridho mengatakan penyewaan otoped listrik belum terlalu banyak. Namun, alat transportasi baru itu bisa mengancam pengemudi ojol bila terus berkembang pesat.
 
Mitra Grab lainnya, Adnan, merasakan hal serupa. Menurut dia, otoped listrik sudah meresahkan pengemudi ojol lantaran berpotensi menggerus order konsumen dan mengurangi pendapatan.
 
Adnan mengungkapkan otoped listrik beroperasi jarak pendek. Sehingga konsumen lebih memilih otoped listrik untuk menempuh lokasi yang relatif dekat.
 
Adnan meminta Grab berinovasi secara bijaksana yang tidak menimbulkan kerugian bagi mitra maupun konsumen. Adnan juga menyarankan manajemen Grab untuk tidak memberlakukan GrabWheels di tempat umum karena membahayakan bagi anak-anak.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif