medcom.id, Jakarta: Bangunan SMAN 19 Jakarta sudah berusia 80 tahun (sebelumnya disebut 50 tahun). Namun, belum pernah direnovasi. Tidak hanya itu, gedung yang masuk dalam cagar budaya itu tidak dilengkapi fasilitas memadahi.
“Sekolah ini memang dari segi fasilitas pendidikan sangat kurang, buat oleh raga, kantin, tempat istirahat dan ruang kelas,” kata Kepala Sekolah SMA 19 Jakarta, Shohibul Bakhri, kepada Metrotvnews.com, di SMA Negeri 19 Jakarta, Jalan Perniagaan Nomor 31, Jakarta Barat, Rabu (15/10/2014).
Menurut dia, ruang kelas di SMA 19 ini tidak sesuai dengan peraturan ruang kelas yang tertuang dalam peraturan Menteri Pendidikan. Sebab, ruang kelas di sekolah ini tergolong sedikit dengan jumlah murid yang relatif banyak.
“Ruangan kelas sesuai sama ruang peraturan menteri yang delapan kali sembilan meter. Ruang kelas ini ada 13, tapi ditambah lab kimia, fisika, biologi dan IT, jadi kita sistemnya moving class, jadi keliling dan olah raga di lapangan, kalau enggak kayak gitu, enggak cukup,” jelas Shohibul.
Sistem moving class ini membuat murid sebanyak 532 orang bisa tertampung.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan