medcom.id, Jakarta: AZ berencana menikahi kekasihnya pada Juni 2014. Namun dua bulan sebelum rencana itu terwujud, AZ tewas bunuh diri setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka pelecehan seksual siswa TK Jakarta International School (JIS).
"Dia masih lajang. Dan di bulan Juni, berencana menikah," kata pengacara keluarga AZ, Irfan Fahmi, di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Ahad (27/4/2014).
Sehari-hari, anak kedua dari empat bersaudara itu bekerja sebagai petugas kebersihan di JIS. Ia pun dikenal aktif mengikuti kegiatan keagamaan.
Pada 26 April 2014, AZ tewas di toilet Unit pelayanan Perempuan dan Anak Polda Metro Jaya saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Diduga, ia menenggak cairan pembersih lantai.
Namun keluarga menolak mengautopsi jenazah AZ untuk memastikan kematiannya. Alasannya keluarga ingin mempercepat proses pemakaman. Keluarga hanya meminta hasil rekam medis dan visum tersangka.
medcom.id, Jakarta: AZ berencana menikahi kekasihnya pada Juni 2014. Namun dua bulan sebelum rencana itu terwujud, AZ tewas bunuh diri setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka pelecehan seksual siswa TK Jakarta International School (JIS).
"Dia masih lajang. Dan di bulan Juni, berencana menikah," kata pengacara keluarga AZ, Irfan Fahmi, di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Ahad (27/4/2014).
Sehari-hari, anak kedua dari empat bersaudara itu bekerja sebagai petugas kebersihan di JIS. Ia pun dikenal aktif mengikuti kegiatan keagamaan.
Pada 26 April 2014, AZ tewas di toilet Unit pelayanan Perempuan dan Anak Polda Metro Jaya saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Diduga, ia menenggak cairan pembersih lantai.
Namun keluarga menolak mengautopsi jenazah AZ untuk memastikan kematiannya. Alasannya keluarga ingin mempercepat proses pemakaman. Keluarga hanya meminta hasil rekam medis dan visum tersangka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)