medcom.id, Jakarta: DKI Jakarta bakal memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk pertama kalinya. Bila mal pada umumnya menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, MPP justru menyediakan beragam layanan.
Beberapa di antaranya, pengurusan lahan, perizinan bangunan, pendaftaran perusahaan, pembayaran pajak, hingga perpanjangan surat izin mengemudi. Ada sekitar 346 layanan dalam satu tempat.
MPP masih tahap finishing ketika Metrotvnews.com menyambangi lokasi di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan itu. Beberapa petugas sibuk mengelap kaca dan menghapus sisa-sisa cat yang tumpah di lantai.
Megah, Mewah, dan nyaman, itu lah kesan pertama ketika memasuki gedung MPP. Di lantai satu terdapat meja resepsionis berbentuk melingkar.
Hiasan pohon besar di tengahnya menambah kesan modern. Ditambah sofa melingkar berwarna oranye dan abu-abu yang tersebar di sudut-sudut ruangan.
Di lantai itu juga terdapat video wall berukuran raksasa. Fungsinya untuk memberikan informasi penting dan baru. Masih di lantai yang sama, terdapat 17 booth Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta yang saling berhadapan.
Di lantai dua, ada 12 booth PTSP tersusun rapi. Di sebelah kanan terdapat pantry mini khusus untuk tamu-tamu VIP. MPP juga dilengkapi ruang bermain anak-anak.
Mal ini juga menyediakan ruang laktasi. Ruang tunggu di lantai ini dibuat sangat nyaman dengan sofa berbentuk jam pasir. Pengelola MPP juga memberikan akses internet gratis bagi warga yang datang.
Naik satu lantai, terdapat sejumlah booth untuk kementerian dan lembaga seperti Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, Ditjen Imigrasi, PT. Jasa Raharja, PT. PLN (Persero), Polda Metro Jaya, hingga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)Kesehatan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi mengatakan, MPP berkonsep 'everything in one place'. Ia ingin mendobrak paradigma baru soal pelayanan.
"Selama ini yang dikenal kalau pelayanan itu rumit, jauh, dan menghabiskan waktu. Sekarang tidak. Kami mendekatkan pelayanan kepada warga," kata Edy kepada Metrotvnews.com, Selasa 10 Oktober 2017.
Ia mencontohkan warga yang ingin membuat perusahaan tidak perlu berhari-hari dan berpindah-pindah ke berbagai instansi. "Datang saja ke Mal Pelayanan Publik. Sudah ada semua itu. Mulai dari membuat NPWP, urus pajak, pesan nama perusahaan, urus SIUP. Ada semua di sini," terang dia.
Presiden Joko Widodo bakal meresmikan MPP, Kamis 12 Oktober 2017. Keesokan harinya, pelayanan di MPP sudah mulai beroperasi.
medcom.id, Jakarta: DKI Jakarta bakal memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk pertama kalinya. Bila mal pada umumnya menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, MPP justru menyediakan beragam layanan.
Beberapa di antaranya, pengurusan lahan, perizinan bangunan, pendaftaran perusahaan, pembayaran pajak, hingga perpanjangan surat izin mengemudi. Ada sekitar 346 layanan dalam satu tempat.
MPP masih tahap
finishing ketika
Metrotvnews.com menyambangi lokasi di kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan itu. Beberapa petugas sibuk mengelap kaca dan menghapus sisa-sisa cat yang tumpah di lantai.
Megah, Mewah, dan nyaman, itu lah kesan pertama ketika memasuki gedung MPP. Di lantai satu terdapat meja resepsionis berbentuk melingkar.
Hiasan pohon besar di tengahnya menambah kesan modern. Ditambah sofa melingkar berwarna oranye dan abu-abu yang tersebar di sudut-sudut ruangan.
Di lantai itu juga terdapat video wall berukuran raksasa. Fungsinya untuk memberikan informasi penting dan baru. Masih di lantai yang sama, terdapat 17 booth Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi DKI Jakarta yang saling berhadapan.
Di lantai dua, ada 12 booth PTSP tersusun rapi. Di sebelah kanan terdapat pantry mini khusus untuk tamu-tamu VIP. MPP juga dilengkapi ruang bermain anak-anak.
Mal ini juga menyediakan ruang laktasi. Ruang tunggu di lantai ini dibuat sangat nyaman dengan sofa berbentuk jam pasir. Pengelola MPP juga memberikan akses internet gratis bagi warga yang datang.
Naik satu lantai, terdapat sejumlah booth untuk kementerian dan lembaga seperti Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, Ditjen Imigrasi, PT. Jasa Raharja, PT. PLN (Persero), Polda Metro Jaya, hingga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)Kesehatan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Edy Junaedi mengatakan, MPP berkonsep 'everything in one place'. Ia ingin mendobrak paradigma baru soal pelayanan.
"Selama ini yang dikenal kalau pelayanan itu rumit, jauh, dan menghabiskan waktu. Sekarang tidak. Kami mendekatkan pelayanan kepada warga," kata Edy kepada
Metrotvnews.com, Selasa 10 Oktober 2017.
Ia mencontohkan warga yang ingin membuat perusahaan tidak perlu berhari-hari dan berpindah-pindah ke berbagai instansi. "Datang saja ke Mal Pelayanan Publik. Sudah ada semua itu. Mulai dari membuat NPWP, urus pajak, pesan nama perusahaan, urus SIUP. Ada semua di sini," terang dia.
Presiden Joko Widodo bakal meresmikan MPP, Kamis 12 Oktober 2017. Keesokan harinya, pelayanan di MPP sudah mulai beroperasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)