Jakarta: Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Syarif menyangsikan rencana Fraksi PDI Perjuangan mengajukan hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan. Fraksi PDI Perjuangan diketahui berencana mengajukan hak interpelasi lantaran kebijakan Anies soal penataan kawasan Tanah Abang menuai kontroversi.
Syarif menjelaskan, kebijakan Anies soal Tanah Abang sudah tepat. Pasalnya, penataan Tanah Abang yang sekarang hanya untuk jangka pendek, bukan untuk jangka panjang.
"Apa yang mau diinterpelasikan? Orang itu hanya jangka pendek," kata Syarif saat ditemui Medcom.id, di Jakarta, Senin, 29 Januari 2018.
Dia melanjutkan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempersiapkan segala hal untuk Tanah Abang. Mulai dari transportasi hingga penataan Tanah Abang. Penataan ini akan diterapkan dalam jangka menengah dan jangka panjang.
Baca: Hak Interpelasi Jangan Hanya Buat Sensansi
"Bentuk desain rancangan bangunan komprehensif sedang disusun Pemprov DKI. Sudah jelas bapak Anies-Sandi menyatakan penataan sekarang ini hanya untuk jangka pendek,"lanjutnya.
Sekretaris Komisi A DPRD bidang pemerintahan ini menambahhkan, pencapaian Anies-Sandi dalam waktu 100 hari memang maksimal. Namun dia meyakini, program-program yang digelar oleh Anies-Sandi ini merupakan proses yang sangat bagus bagi pasangan pemimpin Ibu Kota yang baru ini.
"Pondasi dalam lima tahun ke depan dalam bentuk Ok Otrip, Ok Oce, KJP Plus, dan yang lain sudah berada di arah yang jelas. Dan program ini lebih kentara dan berpihak kepada rakyat kecil," ungkap Syarif.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan