Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

DPRD DKI Sahkan Tiga Perda Penambahan PMD BUMD

Nasional pemprov dki dprd dki jakarta dprd dki
Nur Azizah • 27 Desember 2018 20:59
Jakarta: DPRD DKI Jakarta mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Perda penambahan Penyerapan Modal Daerah (PMD) untuk BUMD DKI. Tiga Perda yang telah disahkan yakni Perda PT MRT Jakarta, PT Propertindo, dan Perda Pembangunan Sarana Jaya DKI Jakarta.
 
Dalam Perda itu disepakati bahwa MRT mendapat PMD Rp40 triliun, Jakpro Rp30 triliun, dan Sarana Jaya Rp10 triliun. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penambahan PMD lantaran ketiga BUMD itu harus menyelesaikan program-program strategis.
 
"PT MRT Jakarta harus melanjutkan pembangunan MRT fase II, PT Jakpro harus menyelesaikan pembangunan LRT dan pembangunan proyek-proyek penugasan khusus," kata Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proyek-proyek penugasan yang dimaksud ialah pembangunan stadion BMW dan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter. Anies meminta pembangunan ITF selesai dalam dua tahun.
 
"Itu harus dikelola dengan baik dan seluruhnya dimulai awal Januari 2019 dan selesai sesuai target," ungkapnya.
 
Baca: Dua BUMD DKI Realokasi PMD Tanpa Regulasi
 
Sedangkan, penugasan yang diberikan PD Sarana Jaya ialah pembangunan Program DP Rp0, dan Pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di Tanah Abang. Adapun yang diatur dalam Perda ini adalah perubahan bentuk badan hukum, menjadi Perusahaan Umum Daerah Pembangunan.
 
Dengan ditetapkannya ketiga Perda ini, Anies berharap tiga BUMD lebih berani mendorong entitas komersial. Mereka juga dituntut untuk mandiri dalam pengembangan usaha.
 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif