Kawasan Kalijodo-----MI/Galih Pradipta
Kawasan Kalijodo-----MI/Galih Pradipta

Jumlah Warga Kalijodo Pendaftar Rusun Berkurang

Intan fauzi • 18 Februari 2016 13:30
medcom.id, Jakarta: Jumlah warga Kalijodo yang mendaftar buat mendapat rumah susun berkurang. Banyak warga balik badan. Kuat dugaan ada yang menekan mereka.
 
Sebanyak 24 dari 1.356 kepala keluarga di daerah itu sebelumnya sudah mendaftar. Tapi, hari ini, 14 kepala keluarga mengundurkan diri dari pendaftaran.
 
Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi menduga, pencabutan pendaftaran itu lantaran warga diintimidasi. Pelaku intimidasi jelas `sang penguasa` Abdul Aziz alias Daeng Aziz.

"Permasalahannya sekarang masyarakat di sana masih ada yang diintimidasi Daeng Azis dan kroni-kroninya," kata Rustam di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (18/2/2016).
 
Rustam mengakui, tinggal 10 kepala keluarga yang sudah mendaftarkan diri buat mendapat rusun. Dia pun tak khawatir, warga lain enggan mendaftar.
 
Musababnya, kata dia, banyak warga sudah sadar dengan SP1 dari Pemprov DKI. Dia yakin, warga segera mendaftarkan diri lantaran mereka sudah sepakat buat direlokasi.
 
"Kemarin kan kita cuma imbauan. Begitu SP1 baru mereka mikir," ujar Rustam.
 
Pagi tadi, Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Utara menyebarkan SP1 penggusuran Kalijodo. Warga diberi tengah 11 hari buat segera mengosongkan kawasan yang masuk daftar lahan hijau itu.
 
Nantinya, kawasan Kalijodo bakal disulap buat menjadi ruang terbuka hijau. Langkah ini diambil lantaran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ingin mengentaskan daerah kumuh dan memberikan tempat yang layak buat warga Ibu Kota.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TII)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan