Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Foto: MTVN/Ilham Wibowo
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Tempat Pengolahan Sampah Sunter Ditarget Hasilkan 40MW Listrik

Ilham wibowo • 16 Desember 2016 10:56
medcom.id, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera membangun sistem pengolahan sampah terpadu atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di Sunter, Jakarta Utara. ITF yang mampu mengolah 2200 ton sampah per hari itu ditargetkan dapat menghasilkan 40 megawatt listrik.
 
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengatakan, proyek ITF Sunter bakal menjadi percontohan. Pemerintah DKI berencana membangun ITF serupa di empat lokasi lain.
 
Ia mengungkapkan, ITF Sunter dibangun atas kerja sama PT Jakarta Propertindo dengan Fortum Finlandia. ITF dibangun di atas lahan seluas 5,5 hektare dengan investasi sebesar Rp3 Triliun. ITF Sunter ditargetkan dapat beroperasi pada 2019.
 
"Dalam 3-5 tahun, Jakarta tidak buang sampah ke TPS  Bantar Gebang lagi," kata Sumarsono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (16/12/2016)
 
Listrik yang dihasilkan dari ITF Sunter akan dijual ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Soal harga jual listrik, Pemprov DKI masih melakukan pembicaraan dengan PLN. Terpenting, kata Soni, energi listrik yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah sudah mempunyai jaminan dari pembeli.
 
"Berapapun (harganya) tidak masalah, yang penting ada jaminan yang membeli. PLN adalah jaminan kita, harga yang ditawarkan masih ideal," ujarnya.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>