medcom.id, Jakarta: Jakarta International School (JIS) tak mau benar-benar terbuka kepada media perihal kasus pelecehan seksual di Taman Kanak-Kanak JIS. Media tak bisa bertanya langsung kepada petinggi JIS, melainkan hanya lewat surat elektronik.
"Kirim email ya...pertanyaan dikirim lewat email," kata Humas JIS, Daniarti Wusono, kepada sejumlah pewarta yang berkerumun di halaman depan JIS, Jalan Terogong Raya, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2014).
Selain sepotong kata tadi, Daniarti tak mau lagi buka mulut. Ia memilih cepat meninggalkan wartawan dan masuk ke dalam lingkungan JIS.
Pagi tadi, JIS juga kedatangan tamu dari Imigrasi. Mereka menumpang tiga mobil. Tapi, sampai berita ini disusun, belum ada komentar apa pun dari pihak Imigrasi.
TK JIS dijadwalkan ditutup per hari ini karena ternyata ilegal. TK JIS menjadi sorotan karena kasus pelecehan seksual yang menimpa AK, 5. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan sampai meminta Kementerian Pendidikan dan Budaya mengusut kasus ini.
medcom.id, Jakarta: Jakarta International School (JIS) tak mau benar-benar terbuka kepada media perihal kasus pelecehan seksual di Taman Kanak-Kanak JIS. Media tak bisa bertanya langsung kepada petinggi JIS, melainkan hanya lewat surat elektronik.
"Kirim email ya...pertanyaan dikirim lewat email," kata Humas JIS, Daniarti Wusono, kepada sejumlah pewarta yang berkerumun di halaman depan JIS, Jalan Terogong Raya, Jakarta Selatan, Selasa (22/4/2014).
Selain sepotong kata tadi, Daniarti tak mau lagi buka mulut. Ia memilih cepat meninggalkan wartawan dan masuk ke dalam lingkungan JIS.
Pagi tadi, JIS juga kedatangan tamu dari Imigrasi. Mereka menumpang tiga mobil. Tapi, sampai berita ini disusun, belum ada komentar apa pun dari pihak Imigrasi.
TK JIS dijadwalkan ditutup per hari ini karena ternyata ilegal. TK JIS menjadi sorotan karena kasus pelecehan seksual yang menimpa AK, 5. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bahkan sampai meminta Kementerian Pendidikan dan Budaya mengusut kasus ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)