Jakarta: Sebanyak 246 bangunan ludes terbakar di Jalan Lindung, Pasar Baru Teluk Gong, RT 01/RW 012, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut). Laporan sementara, 985 warga menjadi korban kebakaran tersebut.
"Ada 272 KK. Perempuan ada 426 orang, laki-laki 462 orang, lansia 53 orang," kata Lurah Pejagalan, Ichsan Firdaosy, saat dikonfirmasi, Sabtu, 17 Juli 2021.
Selain itu, ada 38 balita, tiga ibu hamil, dan tiga ibu menyusui yang menjadi korban kebakaran. Kondisi ini diamini anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Pejagalan, Mulyani.
"Itu (jumlah bangunan terbakar) baru perkiraan ya. Kalau korban sejauh ini tidak ada, tapi kalau ditotal mungkin yang terdampak dari perempuan, laki-laki, balita, dan lansia ada kurang lebih 1.000 jiwa," kata Mulyani di lokasi.
Baca: Permukiman Padat di Teluk Gong Terbakar
Menurut dia, lokasi kebakaran tersebut kawasan kampung yang mayoritas penghuninya berasal dari luar Jakarta. Bangunan-bangunan tersebut berdiri tanpa surat-surat resmi.
"Mereka datang ke sini, lihat ada lahan kosong, ya asal bangun saja. Ini bangunan liar ya, bangunan tanpa surat resmi dan lokasi di pinggiran kali," kata dia.
Rencananya, warga yang terdampak diungsikan di posko darurat yang disediakan pihak terkait. Posko ini nantinya berada tak jauh dari lokasi kebakaran.
"Berbagai macam ormas juga akan datang dengan sendirinya (untuk bangun posko penampungan)," kata Mulyani.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah hampir dua jam, api berhasil dipadamkan. Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan 14 mobil pemadam. Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.
Jakarta: Sebanyak 246 bangunan ludes
terbakar di Jalan Lindung, Pasar Baru Teluk Gong, RT 01/RW 012, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara (
Jakut). Laporan sementara, 985 warga menjadi korban kebakaran tersebut.
"Ada 272 KK. Perempuan ada 426 orang, laki-laki 462 orang, lansia 53 orang," kata Lurah Pejagalan, Ichsan Firdaosy, saat dikonfirmasi, Sabtu, 17 Juli 2021.
Selain itu, ada 38 balita, tiga ibu hamil, dan tiga ibu menyusui yang menjadi korban kebakaran. Kondisi ini diamini anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kelurahan Pejagalan, Mulyani.
"Itu (jumlah bangunan terbakar) baru perkiraan ya. Kalau korban sejauh ini tidak ada, tapi kalau ditotal mungkin yang terdampak dari perempuan, laki-laki, balita, dan lansia ada kurang lebih 1.000 jiwa," kata Mulyani di lokasi.
Baca:
Permukiman Padat di Teluk Gong Terbakar
Menurut dia, lokasi kebakaran tersebut kawasan kampung yang mayoritas penghuninya berasal dari luar Jakarta. Bangunan-bangunan tersebut berdiri tanpa surat-surat resmi.
"Mereka datang ke sini, lihat ada lahan kosong, ya asal bangun saja. Ini bangunan liar ya, bangunan tanpa surat resmi dan lokasi di pinggiran kali," kata dia.
Rencananya, warga yang terdampak diungsikan di posko darurat yang disediakan pihak terkait. Posko ini nantinya berada tak jauh dari lokasi kebakaran.
"Berbagai macam ormas juga akan datang dengan sendirinya (untuk bangun posko penampungan)," kata Mulyani.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Setelah hampir dua jam, api berhasil dipadamkan. Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan 14 mobil pemadam. Petugas masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)