Metrorvnews.com, Jakarta: Keluarga Sunarti, korban kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan Metromini di perlintasan Stasiun Angke, Jakarta Barat, kebingungan lantaran tak mampu membayar biaya pengobatan Sunarti. Sedangkan, pihak RS Tarakan, Jakarta Pusat terus menagih keluarga korban untuk lekas menyelesaikan b iaya pengobatan.
"Pihak rumah sakit nanyain terus, jadi gimana bu pembayarannya. Saya enggak bisa jawab apa-apa saat ditanya seperti itu," keluh orang tua Sunarti, Iroh saat ditemui di kediamannya di Tanah Sereal, Jakarta Barat, Selasa (8/12/2015).
Meski belum memiliki uang, Iroh meminta agar putrinya diberikan pengobatan yang terbaik. Iroh pun berjanji segera melunasi biaya pengobatan Sunarti.
"Berapa pun biayanya pasti akan saya bayar, yang penting selamatkan dulu anak saya. Kalo harus operasi ya lakukan operasi, yang penting nyawa anak saya selamat," tutur Iroh.
Iroh menyayangkan, pihak Metromini dan PT Kereta Commutter Line Jabodetabek (KCJ) yang lepas tangan dalam insiden tersebut. Bahkan kata dia, hingga saat ini tak ada uang santunan dan anggota yang datang dari pihak Metromini maupun PT KCJ.
Dalam kecelakaan yang terjadi Minggu, 6 Desember lalu, Sunarti mengalami luka serius di bagian dada dan wajah. Wanita kelahiran tahun 1987 itu pun harus menjalani operasi pada tulang iga dan wajahnya Selasa pagi.
Metrorvnews.com, Jakarta: Keluarga Sunarti, korban kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan Metromini di perlintasan Stasiun Angke, Jakarta Barat, kebingungan lantaran tak mampu membayar biaya pengobatan Sunarti. Sedangkan, pihak RS Tarakan, Jakarta Pusat terus menagih keluarga korban untuk lekas menyelesaikan b iaya pengobatan.
"Pihak rumah sakit nanyain terus, jadi gimana bu pembayarannya. Saya enggak bisa jawab apa-apa saat ditanya seperti itu," keluh orang tua Sunarti, Iroh saat ditemui di kediamannya di Tanah Sereal, Jakarta Barat, Selasa (8/12/2015).
Meski belum memiliki uang, Iroh meminta agar putrinya diberikan pengobatan yang terbaik. Iroh pun berjanji segera melunasi biaya pengobatan Sunarti.
"Berapa pun biayanya pasti akan saya bayar, yang penting selamatkan dulu anak saya. Kalo harus operasi ya lakukan operasi, yang penting nyawa anak saya selamat," tutur Iroh.
Iroh menyayangkan, pihak Metromini dan PT Kereta Commutter Line Jabodetabek (KCJ) yang lepas tangan dalam insiden tersebut. Bahkan kata dia, hingga saat ini tak ada uang santunan dan anggota yang datang dari pihak Metromini maupun PT KCJ.
Dalam kecelakaan yang terjadi Minggu, 6 Desember lalu, Sunarti mengalami luka serius di bagian dada dan wajah. Wanita kelahiran tahun 1987 itu pun harus menjalani operasi pada tulang iga dan wajahnya Selasa pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)