medcom.id, Jakarta: Anggota Polrestro Bekasi Kota menangkap empat tersangka yang diduga membunuh Sama Sasmita, 66. Mayat Sama ditemukan di dalam mobil di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Kota AKP Erna Ruswing mengatakan, pelaku merupakan penumpang yang menyewa jasa Sama. Sama merupakan sopir salah satu armada taksi online.
"Untuk kasus pembunuhan di tol Jatiwaringin sudah terungkap, total tersangka ada empat, untuk pelaku sudah diproses," kata Erna saat kepada Metrotvnews.com melalui pesan singkat, Jumat (25/11/2016).
Baca: Identitas Mayat di Tol Jakarta-Cikampek Terungkap
Erna menjelaskan, pelaku menyewa jasa korban dari wilayah Bogor ke arah Bekasi. Setelah menyelesaikan perjalanan, pelaku menolak membayar ongkos sewa sejumlah Rp130 ribu hingga terjadi cekcok mulut.
"Korban adalah sopir online Grab, penumpang (pelaku) minta diantar dari Bogor ke Pondok Gede. Sampai Pondok Gede, pelaku ditagih bayaran Rp130 ribu, tapi pelaku tidak mau bayar. Akhirnya cekcok," jelas Erna.
Melihat adanya cekcok, rekan pelaku yang berada di dalam mobil ikut memukuli korban sampai tewas.
"Kemudian teman-teman pelaku melihat ada keributan, akhirnya mengeroyok sopir dan langsung dibunuh," ucap Erna.
medcom.id, Jakarta: Anggota Polrestro Bekasi Kota menangkap empat tersangka yang diduga membunuh Sama Sasmita, 66. Mayat Sama ditemukan di dalam mobil di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek beberapa waktu lalu.
Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Metro Bekasi Kota AKP Erna Ruswing mengatakan, pelaku merupakan penumpang yang menyewa jasa Sama. Sama merupakan sopir salah satu armada taksi online.
"Untuk kasus pembunuhan di tol Jatiwaringin sudah terungkap, total tersangka ada empat, untuk pelaku sudah diproses," kata Erna saat kepada Metrotvnews.com melalui pesan singkat, Jumat (25/11/2016).
Baca:
Identitas Mayat di Tol Jakarta-Cikampek Terungkap
Erna menjelaskan, pelaku menyewa jasa korban dari wilayah Bogor ke arah Bekasi. Setelah menyelesaikan perjalanan, pelaku menolak membayar ongkos sewa sejumlah Rp130 ribu hingga terjadi cekcok mulut.
"Korban adalah sopir online Grab, penumpang (pelaku) minta diantar dari Bogor ke Pondok Gede. Sampai Pondok Gede, pelaku ditagih bayaran Rp130 ribu, tapi pelaku tidak mau bayar. Akhirnya cekcok," jelas Erna.
Melihat adanya cekcok, rekan pelaku yang berada di dalam mobil ikut memukuli korban sampai tewas.
"Kemudian teman-teman pelaku melihat ada keributan, akhirnya mengeroyok sopir dan langsung dibunuh," ucap Erna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OJE)