Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja putih) meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta, yang mendapat kiriman sampah. Foto: Nur Azizah/Medcom.id
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja putih) meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta, yang mendapat kiriman sampah. Foto: Nur Azizah/Medcom.id

Sampah Kiriman Bogor Setara Empat Pesawat Boeing

Nur Azizah • 26 April 2019 19:08
Jakarta: Hujan deras yang mengguyur Bogor pada kemarin malam membuat sejumlah titik di DKI Jakarta terendam. Tak hanya itu, air dari Bogor juga membawa ratusan ton sampah ke Ibu Kota.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim sampah tidak pernah separah ini meski Jakarta hujan lebat. Bahkan, sampah bertambah menjadi 170 ton hanya kurang dari 24 jam. Total berat ini jika dikonversikan setara dengan berat kosong empat pesawat Boeing tipe jumbo 737-900ER. Pesawat yang bisa mengangkut 220 orang itu tercatat memiliki berat kosong 44 ton.
 
"Sampah ini adalah sampah-sampah yang terbawa aliran air akibat luapan Sungai Ciliwung. Di hari-hari sebelumnya tidak ada volume sampah sebesar ini. Sekarang volumenya mencapai 170 ton sampah dalam waktu kurang dari 24 jam," kata Anies di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Jumat, 26 April 2019.

Berdasarkan pantauan Medcom.id, Pintu Air Manggarai dipenuhi sampah kayu. Saking banyaknya, sampah tersebut membentuk seperti pulau dan bisa dilewati.
 
Hingga saat ini, ketinggian air di pintu air Manggarai mencapai 890 sentimeter atau siaga 2. Status pintu air Manggarai sebelumnya sempat siaga 1. 
 
"Dari pukul 11.00 WIB kita pantau angka itu mencapai 890 sentimeter bertahan sampai pukul 16.00 WIB. Itu sudah mulai menurun dari fase puncak aliran air dari Ciliwung sudah terlewati," ungkap dia.
 
Sampah Kiriman Bogor Setara Empat Pesawat Boeing
Seorang petugas kebersihan berdiri di atas tumpukan sampah yang ada di Pintu Air Manggarai, Jakarta . Foto: Nur Azizah/Medcom.id
 
Namun, Anies bersyukur air laut hingga kini tidak ikut naik. Bila ini terjadi, lanjut Anies, bisa menjadi malapetaka.
 
"Alhamdulillah ketinggian permukaan air laut tadi pagi menurun, jika volume air dari hulu begitu besar masuk ke Jakarta, lalu permukaan air laut pasang maka bisa menjadi malapetaka bagi kita," pungkas dia.
 
Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI mencatat ada 17 titik yang terdampak banjir. Titik tersebut antara lain di wilayah Jakarta Selatan yakni RW 07 Kel Lenteng Agung, RW 01 Kel Srengseng Sawah, RW 01 Kel Pengadegan, RW 07 Kel Rawajati, RW 05, 06, 07, 08 Kel Pejaten Timur, dengan ketinggian banjir rata-rata 20 cm sampai dengan 170 cm.
 
Wilayah Jakarta Timur tepatnya di RW 02, 05, 08 Kel Cawang, RW 05 Kel Balekambang, RW 04, 05, 08 Kel Kampung Melayu, RW 07, 11 Kel Bidara Cina. Sebagian warga di RT 07, 08/RW 01 Kelurahan Pengadegan, mengungsi di Rusun Pengadegan, Jakarta Selatan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>