medcom.id, Jakarta: Sekitar 30 pengendara motor mengantre untuk "memberi makan" tunggangannya. Tidak ada raut wajah cemas terukir. Hanya letih yang tampak.
Lain di jalur motor, lain pula di antrean mobil. Dari enam mesin pompa yang tersedia, tidak seluruhnya digunakan.
Begitulah suasana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di salah satu sudut Ibu Kota. Pada SPBU bernomor 34.13101 yang berlokasi di Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur ini tidak tampak antrian panjang. Padahal, BBM bersubsidi dikabarkan naik pukul 00.00 WIB, Selasa (18/11/2014).
Hal ini dibenarkan oleh petugas yang bernama Danu. "Rencananya sih jam 12 malam," ucap Danu kepada Metrotvnews.com.
Ketika ditanya kenapa tidak ada antrian panjang, pria yang baru berusia kepala dua ini, terdiam sejenak dan melirik ke antrean motor yang lumayan panjang. Dia hanya mengangkat bahunya sembari berujar, "Adanya cuma segini mas."
Memang, di SPBU ini tidak terlihat tulisan "BBM akan Naik" atau pengumuman sejenis. Penasaran, beberapa pengendara pun coba ditanya. Saat ditanya, apakah mereka tahu BBM akan naik, sebagian hanya mengangguk. Lainnya mengaku tidak tahu, beberapa tampak mengernyitkan dahi dari balik kaca helmnya.
"Saya tahunya dari berita mas. Baca berita online," ucap Aryo, seorang pengedara motor matic buatan Jepang.
"Tapi kalau mau naik, juga ya apes. Biaya tambah banyak," keluh dia sembari menghidupkan mesin motornya yang sudah terisi penuh.
Bahkan kondisi serupa juga terjadi di SPBU nomor 34.10402 yang berlokasi di ujung Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Di SPBU yang tidak begitu besar ini hampir tidak ada antrean.
Jumlah mobil yang mengisi bahan bakar hanya 4 unit ditambah satu bajaj. Sedangkan jumlah motor yang mengantri pun tidak sampai belasan.
medcom.id, Jakarta: Sekitar 30 pengendara motor mengantre untuk "memberi makan" tunggangannya. Tidak ada raut wajah cemas terukir. Hanya letih yang tampak.
Lain di jalur motor, lain pula di antrean mobil. Dari enam mesin pompa yang tersedia, tidak seluruhnya digunakan.
Begitulah suasana Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di salah satu sudut Ibu Kota. Pada SPBU bernomor 34.13101 yang berlokasi di Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur ini tidak tampak antrian panjang. Padahal, BBM bersubsidi dikabarkan naik pukul 00.00 WIB, Selasa (18/11/2014).
Hal ini dibenarkan oleh petugas yang bernama Danu. "Rencananya sih jam 12 malam," ucap Danu kepada Metrotvnews.com.
Ketika ditanya kenapa tidak ada antrian panjang, pria yang baru berusia kepala dua ini, terdiam sejenak dan melirik ke antrean motor yang lumayan panjang. Dia hanya mengangkat bahunya sembari berujar, "Adanya cuma segini mas."
Memang, di SPBU ini tidak terlihat tulisan "BBM akan Naik" atau pengumuman sejenis. Penasaran, beberapa pengendara pun coba ditanya. Saat ditanya, apakah mereka tahu BBM akan naik, sebagian hanya mengangguk. Lainnya mengaku tidak tahu, beberapa tampak mengernyitkan dahi dari balik kaca helmnya.
"Saya tahunya dari berita mas. Baca berita online," ucap Aryo, seorang pengedara motor matic buatan Jepang.
"Tapi kalau mau naik, juga ya apes. Biaya tambah banyak," keluh dia sembari menghidupkan mesin motornya yang sudah terisi penuh.
Bahkan kondisi serupa juga terjadi di SPBU nomor 34.10402 yang berlokasi di ujung Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur. Di SPBU yang tidak begitu besar ini hampir tidak ada antrean.
Jumlah mobil yang mengisi bahan bakar hanya 4 unit ditambah satu bajaj. Sedangkan jumlah motor yang mengantri pun tidak sampai belasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)