medcom.id, Jakarta: Tetangga Putri Marisa Sakina, perempuan 13 tahun yang ditemukan tak bernyawa dengan leher berlumuran darah, menduga Putri tewas dibunuh. Tetangga mengira pembunuh Putri orang dekat.
"Tetangga sudah tahu. Pokoknya warga Kampung Dukuh, semua tahunya yang bunuh kakaknya," kata tetangga Putri, Lilis, kepada Metrotvnews.com di Jalan Mesjid Albaidoh RT 3/5 Kampung Duku, Sudimara Selatan, Ciledug, Tangerang, Jumat (19/6/2015).
Lilis menambahkan, warga Kampung Duku mengetahui hal ini sejak peringatan hari ketujuh kematian Putri, Minggu 14 Juni. "Warga dengar kabar dari malam tujuh hari peringatan," tambahnya.
Kuat dugaan, Buyung saat ini telah berstatus sebagai tersangka, lantaran saat ini Buyung menghuni ruang tahanan RS Polri, Kramatjati.
Buyung merupakan saksi kunci kasus pembunuhan adiknya. Dia satu-satunya orang yang ada di tempat kejadian saat pembunuhan Putri terjadi. Leher Buyung, seperti juga Putri, tersayat, tapi nyawanya masih terselamatkan.
medcom.id, Jakarta: Tetangga Putri Marisa Sakina, perempuan 13 tahun yang ditemukan tak bernyawa dengan leher berlumuran darah, menduga Putri tewas dibunuh. Tetangga mengira pembunuh Putri orang dekat.
"Tetangga sudah tahu. Pokoknya warga Kampung Dukuh, semua tahunya yang bunuh kakaknya," kata tetangga Putri, Lilis, kepada
Metrotvnews.com di Jalan Mesjid Albaidoh RT 3/5 Kampung Duku, Sudimara Selatan, Ciledug, Tangerang, Jumat (19/6/2015).
Lilis menambahkan, warga Kampung Duku mengetahui hal ini sejak peringatan hari ketujuh kematian Putri, Minggu 14 Juni. "Warga dengar kabar dari malam tujuh hari peringatan," tambahnya.
Kuat dugaan, Buyung saat ini telah berstatus sebagai tersangka, lantaran saat ini Buyung menghuni ruang tahanan RS Polri, Kramatjati.
Buyung merupakan saksi kunci kasus pembunuhan adiknya. Dia satu-satunya orang yang ada di tempat kejadian saat pembunuhan Putri terjadi. Leher Buyung, seperti juga Putri, tersayat, tapi nyawanya masih terselamatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)