Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Medcom.id/Kautsar
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Medcom.id/Kautsar

Anies Tidak Wajibkan ASN DKI Naik Kendaraan Umum

Putri Anisa Yuliani • 27 September 2022 14:13
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tak akan mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) DKI naik angkutan umum. Anies mengatakan menggunakan angkutan umum menjadi pilihan yang rasional dan bukan karena diwajibkan.
 
"Orang naik kendaraan umum bukan kewajiban tapi karena pilhan yang rasional. Kalau dia naik kendaraan umum karena rasional maka dia akan pakai lagi," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa, 27 September 2022.
 
Menurut dia, jika diwajibkan, sewaktu-waktu langkah tersebut akan dilanggar atau ditinggalkan apabila tidak diawasi. Anies menjelaskan pemerintah punya kewajiban menyediakan angkutan umum yang nyaman dan aman. Hal itu sebagai bentuk insentif kepada masyarakat.
 

Baca: Anies Minta ASN DKI Jakarta Menjaga Netralitas


Jika angkutan umum yang tersedia sudah nyaman, aman, dan terjangkau, hal ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat. Anies mencontohkan saat ini terdapat peningkatan jumlah penumpang angkutan umum di Jakarta setelah pandemi dari 350 ribu penumpang per hari menjadi 1 juta penumpang per hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dia merasa nyaman lalu jadi meningkat. Sama-sama nih dari Lebak Bulus ke HI. Naik pribadi berapa lama nih, energinya seberapa besar. Mau naik umum, MRT atau yang non-massal misal ojek daring. Nah, dari situ ada pilihan rasional. Naik MRT lebih murah, nyaman, dan bisa bekerja produktif. Begitu kebijakan jadi pilihan rasional akan menghasilkan pengguna yang lebih banyak lagi," ujar dia.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif